|

Bendahara Dikbut Sebut Temuan BPK Sudah Dikembalikan

ilustrasi
SOFIFI,BRN -  Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara akhirnya mengembalikan angaran pembayaran 24 tenaga honorer yang di duga di tilep oleh oknum tertentu. Pengembalian ini lantaran Badan pemeriksan Keuangan telah menemukan adanya dugaan pembayaran gaji 24 tenaga honorer yang tidak pernah di terima akan tetapi di cairkan. 

Bendahara Pengeluaran Dikbut Sutina Malawat, kepada wartawan via WhatsApp Rabu (2/10/2019) mengatakan, masalah temuan BKP terkait dengan gaji 24 honorer itu sudah di selesaikan oleh dinas.

“ Semua sudah dikembalikan ke kas daerah, yang lebih jeas tanyakan saja ke inspektorat”.
Sebelumnya BPK melakukan audit dan hasilnya menemukan ada dugaan pemberian gaji terhadap 24 honorer itu bermasalah, hal itu dituangkan dalam dokumen hasil audit badan pemeriksan keuangan atas laporan keuangan pemerintah daerah provinsi Maluku Utara tahun 2018 nomor 22.C/LHP/XIX.TER/2019.

“ Sebanyak 24 tenaga honorer dikbud malut yang tidak menerima honor sesuai dengan daftar penerimaan pembayaran honorarium selama tahun 2018 sduah di selesaikan, katanya”

Selain itu terdapat tiga orang honorarium sudah tidak lagi bekerja pada dikbud sejak bulan maret tahun 2018, namun belanja honor masih dikeluarkan. Selisih antara bukti pencairan dengan jumlah yang diterima honorer yang namanya dalam daftar penerima senilai Rp 101.250.000.

Bukti pembayaran senilai Rp 101.250.000 tidak sah karena tidak diterima oleh tenaga honorer dan masih berada pada pengusaan bendaharan pengeluaran dikbud malut.
Komentar

Berita Terkini