|

Belasan Siswa SMAN 1 Halbar Keracunan Pentolan

Salah satu korban dugaan keracunan nampak terbaring lemas. Sang ibu ikut menemani putrinya di RSU Jailolo
JAILOLO, BRN - Tujuh belas siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Halmahera Barat terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Jailolo untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka diduga keracunan usai mengonsumsi makanan jajanan pentolan bakso.

Rio Ramdhani, salah satu korban dugaan keracunan mengatakan, usai memakan pentolan dia dan keenam belas teman lainnya mulai pusing dan gatal-gatal. “Pentolan ini di jual dalam lokasi sekolah, tamang (teman) saya yang beli pentolan,” kata Rio saat ditemui di ruang Unit Perawatan Intensif (ICU) RSU Jailolo, Senin (14/10).

“Yang beli pentolan itu bukan hanya saya saja, tapi ada teman-teman lain. Setelah makan seketika itu langsung rasa pusing dan gatal-gatal di sekujur tubuh,” sambung salah korban lainnya.

Sumber yang meminta tidak disebutkan identitasnya ini mengatakan, gejala awal yang dirasakan itu setelah mengosumsi jajanan tersebut.

Kepala SMAN 1 Halbar, Yahya Nahading dikonfirmasi tidak mengetahaui pasti insiden tersebut. Yahya mengatakan, saat kejadian dia bersama petugas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku Utara sedang rapat di ruang kerjanya. “Saya belum tahu pasti jenis jajanan apa yang dikonsumsi siswa. Sementara sambil tunggu laporan dari pihak rumah sakit,” terangnya.

Meski mengklaim tidak mengetahui secara detail, Yahya menyebut ada pertolongan dini dari pihak sekolah. Para siswa dibawah ke ruangan usaha kesehatan sekolah (UKS) sebelum di jemput ambulance.

Direktur RSU Jailolo, Syafrullah Radjiloen menyebut sesuai ada tujuh belas siswa mengalami keracunan.  “Tapi yang di rawat cuma enam belas orang, mereka di duga terpapar racun . Sementara satu siswa lainnya belum sempat terpapar,” Katanya. “ Mungkin faktor daya tahan tubuhnya masih kuat,” tambahnya.

Hasil pemeriksaan sementara, kata dia, di duga ada zat berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Kebanyakan siswa alami gatal-gatal sampai timbul bercak merah di wajah dan rasa panas pada tubuh.

“Kecurigaan kami kemungkinan makanan, tapi makanannya apa belum diketahui pasti. Seharusnya ada pemeriksaan lebih lanjut semisal pemeriksaan sampel makanan, namun karena itu ranahnya Dinas Kesehatan untuk menelusuri,” katanya. (haryadi/red)
Komentar

Berita Terkini