|

MUI Morotai Pertanyakan Vonis Bebas Pimpinan YBSN

ARSYAD HAYA
MOROTAI, BRN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pulau Morotai pertanyakan putusan vonis bebas terdakwa penistaan agama Yakob Dedana alias Greis. MUI menilai pimpinan Yayasan Barokah Surya Nusantara (YBSN) itu di sanksi yang setimpal.

Ketua MUI Pulau Morotai Arsyad Haya menyoroti hasil putusan Pengadilan Negeri (PN) Tobelo memvonis bebas terdakwa. Putusan itu bagi Arsyad belum memuaskan dia seraca pribadi.

“Jika bebas mereka (PN Tobelo) pakai pasal mana sehinga bersangkutan bisa bebas dari jeratan hukum, saya sebagai ketua MUI merasa tidak puas dengan keputusan  pengadilan,” katanya berapa waktu lalu.

Menurutnya,  Greis harusnya disanksi setimpal sesuai perbuatannya. pengadilan, kejaksaan mapun kepolisian harus kembali selesaikan secara tuntas pelaku penistaan agama. “Faktanya di vonis bebas. Pihak yang berwajib harus menyelesaikan masalah ini secara tuntas, karena sampai hari ini kami (MUI) tidak dikabarkan sejauh mana keputusan itu. Kami akan mempertayakan pihak yang berkompeten terkait dengan hasil putusan ini,” katanya.

Arsad menyarankan pihak berwajib menyampaikan hal ini secara transparan kepada masyarakat.  Jika tidak dituntaskan secara benar dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah-tengah masyarakat.

“Takutnya gejolak kembali terjadi. Berharap pihak berwajib sampaikan hal ini secara transparan kepada masyarakat sehingga tidak ada yang merasa tersingung,” katanya. “Sekali lagi saya tegaskan pasal mana yang mereka gunakan”.

Sekedar diketahui, amar putusan tersebut PN Tobelo nomor:57/Pid.B/2019/PN.Tob majelis hakim memvonis bebas Yakob Dedana alias Greis.

Greis justru diputus terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan dan pemalsuan suatu alamat sebagaiman Pasal 378 KUHP. Terbukti melaksanakan karnaval bahaya narkoba dan seks bebas serta karnaval merah putih  pada 21 Februari 2019 di Pantai Army Dock dan Desa Pandanga, Pulau Morotai.

Atas pertimbangan ini majelis hakim PN Tobelo memutuskan terdakwa terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan namun bukan merupakan perbuatan tindak pidana. PN Tobelo meminta melepaskan terdakwa Greis dari segela tuntutan hukum  dan memirintahkan segera membebaskan terdakwa dari tahanan setelah putusan ini dibacakanserta emberikan hak-hak terdakwa baik dalam kemampuan, kedudukan dan martabatnya. Menetapkan barang bukti berupa proposal (5 lampiran) dan rekomendasi dari Dikbud pulau morotai untuk dikembalikan pada terdakwa. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini