|

Inspektorat Sebut 21 Paket Disperkim Malut Tak Bermasalah

Foto Ilustrasi Pekerjaan Proyek 


SOFIFI,BRN - Terkait dengan dugaan kasus tindak pidana korupsi 21 paket pada dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Dispkem) Provinsi Maluku Utara tahun 2019 akhirnya di bantah oleh pihak Inspektorat.

Menurutnya, sebanyak 21 pekerjaan dinas Perkim itu tidak ada indikasi korupsi.  Perencanaan pekerjaan tersebut sudah sesuai prosedur. Hanya saja pada saat itu laporan pertanggungjawaban dinas itu masih kurang dan terlambat, dan itu hanya sebatas administrasi. Olehnya itu tudingantersebut tidak benar.

“ Tudingan oknum-oknum itu tidak benar, sebab semua spj perencanaan sudah dilengkap dan tidak lagi ada masalah terkait dengan 21 paket.” Ungkap ketua tim pemeriksan Insprektorat Malut Nasaruddin Lumbana kepada sejumlah wartawan di kantor eks Wali Kota Ternate Kamis (12/9/2019).

Tugas inspketorat hanya melakukan infestigasi terkait dengan perencanaan dan anggaran, akan tetapi hasilnya tidak ditemukan, sebab semua SPJ sudah sesuai dengan mekanisme, kalaupun ada kecurigaan itu hanya sebatas keterlambatan pemasukan spj.

Kata dia, sebelumnya inspektorat menemukan adanya kesalahan adminsitrasi, dan pada saat di sampaikan ke dinas terkait langusng memperpbiki dan melengkapi kekurang admintasi laporan pertangunggungjwaban tersebut.“ ketika ada data yang kurang, inspektorat langsung menyurat disperkim untuk segera melengkapi dan hasinya tidak ada temuan” ungkapnya (el)   

Komentar

Berita Terkini