|

Pemprov Malut Sambut Baik UPT BKN

Bambang: Sudah Selangkah Lebih Maju


TERNATE, BRN - Pemerintah Provinsi Maluku Utara menghadiri peresmian Kantor Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jumat (9/8). Penjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov), Bambang Hermawan mewakili Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba.

Bambang membacakan sambutan tertulis gubernur. Dalam sambutan pemprov menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kehadrian UPT BKN di Ternate. Adanya Kantor UPT BKN ini tentu upaya pemprov mendukung efektifitas dan efisiensi BKN menjangkangkau PNS daerah.

“Selaku pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara menyambutnya dengan baik. Ini berarti kita sudah selangkah lebih maju lagi dalam meningkatkan pelayanan masyarakat, terutama kebutuhan bagi para ASN,” kata sekprov.

Kehdiran UPT BKN di Kota Ternate bertujuan memberikan layanan untuk pengembangan peningkatan kompetensi ASN. Karena itu, pemprov meminta para ASN agar memanfaatkan sebaik-baiknya. “Sehingga kepengurusan dokumen-dokumen kepegawaian dapat lebih cepat dan tepat diselesaikan. Dapat membantu serta menjembatani kita untuk berkoordinasi serta bersinergi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat,” katanya.


 Menurutnya, permasalahan kepegawaian di Malut saat ini bukan hanya pada anggaran dan kses atau jangkauan BKN. Peresmian UPT BKN di Malut ini  selain memudahkan akses, juga menghemat anggaran yang selama ini digunakan berurusan di BKN Pusat maupun regional.

“Adanya UPT BKN ini maka banyak sisi manfaat yang kita peroleh. Kedepan nanti ada penerimaan pegawai baru maka prosesnya juga sudah tidak serumit seperti tahun lalu, karena sudah ada assessment center,” katanya.

“Jumlah pegawai negeri di lingkup Pemmprov Malut hingga saat ini sudah lebih 7.000 orang, ini sudah termasuk guru dan pegawai administrasi di Sekolah SMA, SMK, dan SLB yang ada di Malut. Belum lagi pegawai negeri yang ada di pemda 10 kabupaten/kota”. 

Kepala BKN Pusat, Bima Haria Wibisana mengatakan, UPT Ternate ini menrupakan unit teknis ke 17 dari 14 Kantor Regional BKN. “Seharusnya ada 20 UPT. Tahun ini yang pertama saya meresmikan UPT ini,” katanya.

Bima mengemukakan, UPT yang baru diresmikan itu belum bisa dipakai pada seleksi atau tes CPNS tahun ini.  Selain  masih keterbatasan, sarana prasana yang disiapkan pun belum mencukupi kouta. “Ruangannya juga tidak terlalu luas jadi baru bisa dsediakan 50 komputer, biasanya standar untuk UPT itu 100 Komputer,” katanya.

Sementara itu, Walikota Ternate Burhan Abdurrahman mengatakan, terpilihnya Kota Ternate sebagai tempat atau lokasi UPT BKN ini sebagai perpanjangan tangan dari Kantor regional Wilayah XI BKN Manado, untuk memperpendek rentang kendali pelayanan kepegawaian dalam hal pelayanan calon dan penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara.

“Bagi kami merupakan kepercayaan dan penghargaan yang sangat besar. Mudah-mudahan kedepannya, pelayanan kepegawaian lainnya juga dapat dilakukan di kantor ini,” terangnya. (hms/red/adv)
Komentar

Berita Terkini