|

Diduga Depresi Juferson Gantung Diri

Korban Gantung Diri

HALBAR, BRN -  Warga Akediri dihebohkan dengan penemuan jasad Seorang pria berusia 32 tahun dalam keadaan gantung diri. Juferson Puji ditemukan ayahnya di kamar sudah tak bernyawa lagi bahkan korban sementara masi tergantung kamar pukul 20.30 wit Rabu malam (28/08/2019). Berdasarkan informasi yang berkembang korban di duga depresi.

Juferson Puji pertama mengakhiri hidupnya dengan menggunakan seutas tali dengan cara gantung diri. Korban di temuan oleh ayahnya Marten Anton Puji saat hendak mengantarkan makanan di rumah korban.  

Menurut keterangan saksi Marten Anton Puji yang juga ayah korban sendiri mengatakan pukul19.00 Wit, hendak menuju rumah korban dengan tujuan untuk mengantarkan makanan, namun setelah tiba di rumah korban, saksi memanggil korban namunada jawaban, merasa penasaran saksi kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar korban. Di saat saksi membuka kain pintu kamar tiba-tiba saksi terkejut melihat salah satu kursi tergeletak dilantai,  kemudian saksi membuka lebar-lebar pintu dan sontak kaget melihat korban sudah dalam keadaan tergantung.

“ Saya masuk kamar langsung lihat korban masih tergantung dengan seutas tali, saat di kroscek korban sudah meningga”.

Lanjutnya melihat kejadian tersebut saksi kemudian menyampaikan kepada warga sekitarnya selanjutnya saksi menuju kediaman Kepala Desa Akediri dengan maksud untuk menyampaikan peristiwa tersebut, kemudian saksi melaporkan ke pihak Polsek Jailolo",ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Halbar AKP. Riyanto S.ik saat di konfirmasi Kamis(29/08/2019), membenarkan adanya kejadian gantung diri seorang pria di Desa Akediri Kecamatan Jailolo, namun saat ini pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi jenazah korban dengan dasar bahwa pihak keluarga korban telah menerima kematian korban dan rencananya akan dikebumikan secepatnya.(Yadi/red)

Komentar

Berita Terkini