|

Daftar di PAN, Ramli Pelu Maju 01 Tikep

Ramli Pelu (kameja putih) saat mengambil formulir pendaftaran PAN
TIDORE, BRN - Kota Tidore Kepulauan (Tikep) merupakan satu dari dua kota di Maluku Utara ikut berkontes pada pemilihan kepala daerah (kada) serentak 2020 mendatang. Di Tikep sendiri kada definitif masih bisa ikut bertarung ketimbang Ternate yang kada-nya tidak bisa lagi mencalonkan diri sebagai kontestan.


Meski begitu, teta-teki siapa yang maju nanti mulai perlahan menguak. Sejumlah figurpun mulai menyatakan sikap bertarung. Di Maluku Utara sendiri baru Partai Amanat Nasional (PAN) yang membuka penjaringan atau pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil kota.

Salah satu figur yang menyatakan kesiapannya adalah Ramli Pelu. Pria kelahiran Tikep 17 September 1975 ini sebagai orang ketiga mendaftar di PAN. Itu artinya, Ramli saat ini berstatus bakal calon (balon) 01 Tikep.

“ Saya mendaftar hari ini sebagai 01. Soal siapa nanti berpasangan saat ini belum ada, karena sementara tunggu hasil survei lembaga survei internal saya,” katanya, Selasa (13/8).

Sembari menunggu hasil survei dari lembaganya, alumnus STPDN 1994 ini melengkapi berkas pencalonan. “Kemungkinan September mulai turun survei, dari hasil survei kita bisa melihat dari situ,” tambahnyausai mengambil formulir di Kantor DPD PAN Kelurahan Tuguwaji, Kecamatan Tidore.

Selain PAN, Ramli mengakui sudah membangun komunikasi lima parta politik (parpl). Parpol ini nantinya digunakan sebagai kendaraan merebut posisi Cpt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen pada pemilihan wali kota nanti.

“ PAN partai pertama saya datangi untuk mendaftar. Targetnya tidak hanya mengantongi rekomendasi parta besutan Amin Rais, melainkan partai-partai lain juga jadi target kedepan. Nah, sekarang tinggal menunggu kepastian waktu pendaftaran balon kada nantinya di buka parpol lain,” tuturnya.

Ketua Tim Penjaringan DPD PAN Tikep, Taufik Samaka menyebut penjaringan dilakukan mulai 12-26 Agustus 2019. Sehari setelah atau tepat 27 Agustus dilakukan verifikasi persyaratan calon dan 28 Agustus dilakukan perbaikan berkas calon.

“Sedangkan 29 - 31 Agustus hasil verifikasi disampaikan ke DPP melalui DPW PAN Provinsi Maluku Utara. Sedangkan untuk fit and proper testnya di 9-11 September, kemudian dilanjutkan dengan penetapan calon melalui rapat harian DPD  dipimpin oleh Tim Pilkada DPW 16 - 26 September,” jelasnya. “ 29 September DPW melalui rapat harian membuat surat keputusan persetujuan atas bakal calon Walikota dan Wakil Walikota”.

Taufik merinci nama-nama balon mendaftar di PAN. Dia mengatakan sudah ada tiga nama, termasuk Ramli Pelu. “Sebelumnya ada Hi. Umar Ismail, Capt. Ali Ibrahim. Kalau Pak Hi. Umar dan Ali itu mengirimkan utusannya, tapi pak Ramli, beliau sendiri datang dan ambil formulir,” terangnya.

Tahapan pengambilan formulir balon, masih diberikan toleransi kandidat. “Balon bisa kirim utusannya. Tapi di saat pengembalian formulir dan pengajuan berkas pendaftaran, PAN lebih mengutamakan kehadiran kandidat sebagai bentuk keseriusan dapatkan rekomendasi,” sambungnya. (brn/red)
Komentar

Berita Terkini