|

51 Napi Dapat ‘Kado Istimewah’ HUT RI

Supriyadi: 1 Diantaranya Masih di Usul

SUPRIYADI. (FOTO ISTIMWA)
HALBAR, BRN - 17 Agustus 2019 seakan menjadi ‘kado istimewah’  bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Jailolo, Halmahera Barat. Di HUT Kemerdekaan RI tahun ini Lapas IIB Jailolo memberikan remisi atau pengurangan hukuman kepada 51 narapidana.

Menurut Kepala Lapas Kelas IIB Jailolo Supriyadi, sebagian besar remisi diberikan merupakan remisi umum. Dari jumlah itu, empat diantaranya terlibat kasus narkoba. “Satu napi diantaranya masih di usul, jadi totalnya 52 orang. Sedangkan yang belum mendapat pengurangan hukuman ada 22 dari total 74 napi di Lapas IIB Jailolo,” katanya.


Supriyadi mengatakan pemberian remisi tersebut berdasarkan Keputusan Menkumham RI dengan nomor: PAS-963.PK.01.01.02-TAHUN 2019 tentang pemberian remisi umum. Menurutnya, belum diberikannya 22 orang napi tindak pedana korupsi itu karena masih menjalani pidana kurungan pengganti denda sebagaimana perintah PP Nomor 99 Tahun 2012.

“Serta belum melunasi denda dan belum menjalani pidana sekurang-kurangnya 6 bulan,” kata Alumnus Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon ini.

Bupati Halbar Danny Missy menyebut pemberian pengurangan hukuman itu tak lepas dari kondisi Lapas IIB Jailolo. Over kapsitas di atas 100 persen saat ini menjadi sumber segala permasalahan, bahkan kadang menjadi alasan terjadinya penyimpangan-penyimpangan dari dalam lapas atau rutan.

“Masih banyak kita dengar adanya dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalahgunaan ponsel dan pungutan liar di dalam lapas atau rutan, semuanya berakar pada masalah kelebihan penghuni,” katanya. (haryadi/red)
Komentar

Berita Terkini