|

Personil Satgas BKO Kodim Persiapan Tiba di Morotai

Benny Laos saat memasang rante bunga ke Komandan Satgas BKO, Mayor Kav Calter Purba.
MOROTAI, BRN - 42 Personil Satuan Tugas Bantuan Kendali Operasi (Satgas BKO) Persiapan Komando Distrik Militer (Kodim) Morotai tiba di Pelabuhan Imam Lastori, Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (26/7). Personil dibawah pimpinan Mayor Kav Calter Purba. 

Bupati Pulau Morotai Benny Laos dalam sambutanya berharap sinergi TNI, pemda, maupun stakeholder dalam bergandeng tangan bisa menciptakan Morotai aman dan damai. “ Nawacita Presiden RI Bapak Joko Widodo, TNI adalah garda terdepan dalam rangka gerakan reformasi yaitu bekerja jujur, bekerja adil dan selalu siap berkordinasi bekerja sama dalam rangka membangun Morotai,” ucapnya.

Benny mengatakan, kedatangan Satgas BKO dapat menambah kesejukan dan solidaritas TNI-Polri menjaga kedaulatan negara, terutama di pulau-pulau terluar. “ Juga untuk memberikan suasana yang tentram, nyaman serta tenang sehingga dapat memberikan kesejukan bagi masyarakat khususnya di Morotai,” katanya.

Dandim 1508/Tobelo, Letkol Kav Tri Sugiarto saat berjabat tangan dengan personil Satgas BKO Persiapan Kodim Morotai
Dandim 1508/Tobelo, Letkol Kav Tri Sugiarto mengatakan, Morotai adalah wilayah perbatasan atau berada di pulau terluar dan rentan rawan. Perlu adanya pembentukan satuan kerangka komando kewilayahan berupa Kodim Persiapan.

Letkol Kav Tri menjelaskan tugas pokok Bantuan Kendali Operasi. Mulai dari tugas kewilayahan atau pembinaan teritorial, koordinasi dan kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat sampai pada level pemda. “ Sehingga tercipta keselarasan. Penyiapan Kodim baru, rekrutmen prajurit putera daerah dan komsos untuk mewujudkan stabilitas keamanan wilayah sekaligus pembinaan wawasan kebangsaan dan bela negara,” jelasnya.

“Terimah kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Morotai yang telah membantu dan memfasilitasi dalam mendukung penyambutan kedatangan personil Satgas BKO Kodim Persiapan”. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini