|

Kejati Malut Kembali Panggil Kadis PUPR Malut


Kajati Malut Judhy Sutoto
TERNATE BRN - Kejaksaan Tunggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) akan kembali memanggil Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Malut Djafar Ismail kasus  dugaan tindak pidana korupsi jalan sayoang-yaba di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang menelan anggaran senilai Rp 49,5 Miliar.

Kajati Malut Judhy Sutoto kepada wartawan mengatakan, sejauh ini sudah ada pemeriksaan saksi-saksi termasuk kepala dinas PUPR Djafar Ismail terkait dugaan tindak pidana korupsi kasus Yayoang-Yaba.

" Status kasus tersebut masih tahap penyilidikan, dan masih mengumpulkan barag bukti," Ungkapnya Senin (22/07/2019) di kantor Kejati Malut.

Untuk penyelidikan kasus ini tidak di targetkan banyak banyak saksi yang di periksa, akan tetapi  harus mengikuti perkembangan." Untuk pemeriksaan saksi tidak ada target, tetapi melalui perkembangan," akunya.

Sebelumnya kepala dinas PUPR sudah pernah di periksa untuk mengkalirifikasi, akan tetapi demi keberlanjtkan kasus ini, Kejati akan kembali menjadwalkan pemanggilan Djafar Ismail, tuturnya.

“ Dalam penanganan kasus ini, Djafar Ismail dipanggil kembali “ (Shl/red)

Komentar

Berita Terkini