|

Jaksa Kembalikan Berkas Tersangka Pencabulan


Dimas: Sudah Tiga Kali Berkas Dikembalikan

KANTOR KEJAKSAAN NEGERI HALMAHERA BARAT
JAILOLO, BRN - Penanganan kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur di Desa Hatebicara, Kecamatan Jailolo dengan tersangka Abdullah belum bisa disidangkan. Itu karena penyidik Polres Halmahera Barat (Halbar) belum melengkapi petunjuk jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halbar.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Halbar, Dimas Rangga mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti atau P-22. Namun berkasnya belum lengkap sehingga JPU mengembalikan disertai petunjuk. “Kita sudah berikan petunjuk, tapi hingga saat ini penyidik belum melengkapi,” akui Dimas.

Dalam petunjuk itu, lanjutnya, ada 10 poin. Hanya saja 4 dari 10 poin beru dilengkapi penyidik. “Karena itu jaksa kembalikan lagi berkasnya. Tercatat sudah tiga kali berkas kasus pencabulan dikembalikan ke penyidik,” katanya.

“Jaksa tetap menunggu berkas dari penyidik Polres, jika semua petunjuk sudah terpenuhi maka jaksa kembali teliti apakah berkas perkara pencabulan sudah memenuhi unsur atau belum”.

Kasat Reskrim Polres Halbar, AKP Riyanto dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (31/7) memastikan pekan ini melengkapi sisa petunjuk jaksa. “Setelah itu barulah kami serahkan lagi ke kejaksaan,” terangnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum (PH) korban, Khairun Abd. Gani mengemukanan penanganan perkara klienya sebenarnya tidak rumit. Pasca dilaporkan pada 15 Februari 2019 lalu sebagaimana termaktub dalam laporan polisi dengan nomor: LP/25/III/2019/MALUT/Res Halbar/SPK, perkaranya mulai jalan atau diproses.

“Bahkan sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil visum menunjukan ada dugaan pencabulan, sehingga sesuai ketentuan dua alat bukti sudah ada. Tersangka juga sudah pernah ditahan, kemudian dibebaskan dengan alasan penangguhan penahanan,” katanya.

Khairun berharap polisi lebih serius. Ini dimaksud agar pemberitahuan hasil penyilidikan sudah lenkap atau P-21 dari JPU. “Keinginan pihak keluarga agar segera diselesaikan dan ada efek jera bagi tersangka. Selain tersangka sudah berulang kali melakukan dugaan pencabulan, sudah terhitung lima berjalan semenjak dilaporkan Februari lalu,” harapnya. (haryadi)
Komentar

Berita Terkini