|

Gubernur Dinilai Tak Berdaya di Hadapan Kadibud

HENDRA KASIM
TERNATE, BRN - Bisa di bilang Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba tak berdaya di hadapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud Malut) Imran Jakub. Buktinya bukan baru kali ini Imran di duga terlibat dalam persoalan hukum.

Kendati begitu, Imran cs masih dipertahankan memimpin Dikbud Malut. Aparat penegak hukum diminta harusnya lebih peka dalam menindak segala perbuatan yang diduga melanggar hukum termasuk Imran Jakub.

“ Yang bersangkutan seperti kebal hukum. Karena sekian kasus yang diduga melibatkannya tidak tentu arah proses penegakan hukumnya,” ungkap Advokat Maluku Utara, Hendra Kasim kepada redaksi brindonews.com via WhatshApp, Rabu (24/7).

Menurut Hendra, rupanya gubernur ‘menganakemaskan’ Imran Jakub, bahkan gubernur seperti tak berdaya dihadapannya. “ Bukan baru satu kali ini yang bersangkutan diduga menghadapi kasus hukum, tetapi sudah sekian banyak. Sepatutnya gubernur berani mengevaluasi guna mewujudkan good and clean governance di tubuh pemerintah provinsi,” katanya.

Selian gubernur, Hendra menduga DPRD juga ikut mendiamkan.
Sebagai lembaga yang memiliki mandat dari rakyat dengan kewenanganan pengawasan, sudah sepatutnya DPRD memanggil, baik Imran Jakub dan Gubernur Malut untuk dimintai penjelasan mengenai sekian banyak persoalan hukum yang diduga melibatkan kadis pendidikan dan Kabid SMA, Rustam Panjab.

“ Antara Kadikbud dan Kabid SMA ini diduga bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keungan (BPK) atas kegiatan yang mengakibatkan kerugian Negara dengan angka fantasis,” katanya. (red/brn)
Komentar

Berita Terkini