|

Morotai Dapat Tambahan Kouta Haji

Foto: Tampak beberapa calon jamaah haji menuju pesawat. Diantara mereka masing-masing memegang koper dan satu jamaah haji laki-laki memikul barang bawaannya menuju pesawat. Ilustrasi (sumber google).
MOROTAI, BRN - Musim haji tinggal hitungan beberapa minggu lagi sebelum memasuki kelompok terbang atau kloter pertama keberangkatan para jamaah. 

Secara nasional, kouta haji Indonesia tahun ini mendapat jatah tambahan sebanyak 10 ribu jamaah dari jumlah sebelumnya 221 ribu menjadi 231 ribu. Penambahan ini terdiri dari 5.000 jamaah berdasarkan nomor urut porsi dan 5.000 jamaah lansia beserta pendamping. 

Tambahan kouta haji juga terjadi di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Penambahan besaran kouta haji 1440 H ini disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Sahril Totona.

“ Ada tambahan 27 jamaah. Dari sebelumnya 46 menjadi 73 jamaah,” terang Sahril saat disambangi brindonews.com, Rabu (19/6). 


Sahril berharap, adanya penambahan tersebut tidak merubah jadwal keberangkatan para jamaah. 11 Juli 2019 jamaah bertolak dari Morotai menuju Ternate dan keesokan harinya 12 Juli 2019 dari Ternate menuju Makassar. “ Mudah-mudahan jadwalnya tidak berubah sampai hari dan tanggal yang sudah ditetapkan,” katanya. 

Sahril memastikan dari keseluruhan calon jamaah haji siap (CJH) diberangkatkan. Walau begitu, Sahril mengaku mulai mendengar kondisi kesehatan para calon jamaah haji yang mulai sakit. 

“ Kabarnya sudah ada sakit. Apabila ada jamaah berhalangan berangkat, CJH bersangkutan bisa di ganti dengan jamaah lain, tapi tergantung waktu. Mekanismenya harus satu bulan sebelum keberangkatan tapi kalau satu minggu sebelum keberangkatan itu sudah tidak bisa,” ucapnya. 

“ Karena itu, CJH yang dikabarkan sakit segera menginformasikan atau menguhubungi Kementerian Agama Pulau Morotai, karena teknis pergantiannya ada di sana,” kata Sahril menyambungkan. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini