|

Mantan Bendahara Umum Setda Halbar Akhirnya Ditahan

Mantan bendahara bagian umum dan perlengkapan Setda Halmahera Barat (Halbar), Rhamad resmi ditahan oleh tim penyedik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut

TERNATE, BRN - Mantan bendahara bagian umum dan perlengkapan Setda Halmahera Barat (Halbar), Rhamad resmi ditahan oleh tim penyedik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi senilai Rp 1,6 miliar pada tahun 2015.

Penahanan tersebut berdasarkan Surat perintah penahanan tingkat penyidik dengan nomor :print-192 /Q.2/fd.1/06/2019, kepala Kejati Malut.

Kuasa hukum tersangka Taufik saat di temui awak media mengatakan, Rhamad ditahan terhitung selama 20 hari kedepan. Perkara tersebut diduga melakukan tindak pidana korupsi dana penyimpanan keuagan daearah dan kegiatan belanja dibagian umum perlengkapan setda tahun 2015.

" Pada perinsipnya kami taati, prinsip dan mekanisme hukum yang berlaku maka dalam hal ini kita melihat tim merebuk dulu apa yang kita lakukan, pada prinsipnya proses hukum sudah berjalan sampai ke pengadilan," kata Taufik,pada  Selasa (19/6/2019).

Ia menambahkan, tersangka telah diperiksa oleh tim penyidik selama 2 jam, setelah itu, tersangka tersebut langsung ditahan.

Sementara Kasi Penkum Kejati Malut Apria Risman Ligua ketika di konfirmasi media ini melalui via handphone belum ada merespon.
 
Sekedar diketahui, Mantan bendahara bagian umum dan perlengkapan Setda Halbar Rhamad diduga telah menyelewengkan sisa uang pada kas daerah senilai 1,6 miliar tahun 2015. Uang tersebut tidak di setor ke kas negara malah digunakan untuk kepentingan pribadi,sebagaimana hasil audit badan pemeriksaan keuagan (BPK) perwakilan Malut tahun 2016. (Shl)


Komentar

Berita Terkini