|

Empat Bulan Gaji Tertunggak, Guru Paud Mengeluh



Kepala Dinas PMD Morotai Alexsander Warasibun
MOROTAI, BRN - Sejumlah guru honorer Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK di Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) keluhkan gaji mereka selama empat bulan yang terhitung mulai dari Maret hingga Juni 2019 belum dibayar.

" Honor kami selama empat bulan yang melekat di Dinas PMD sebesar Rp 800 ribu/bulan, hingga saat ini, belum dilunasi, " ucap sejumlah guru Paud kepada Brindonews.com yang enggan namanya dipublis, Selasa (26/06/2019).
Gaji kami belum dibayar padahal kami sangat membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari akhirnya Kami terpaksa hutang sana-sini untuk penuhi kebutuhan, " kesal  guru Paud lainnya.

Karena gaji tertunggak itu sangat dibutuhkan, kami meminta gaji yang tertunggak tersebut segera dilunasi agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terpisah Kadis PMD, Alexsander Warmasibun saat dikonfirmasi membatah menunggak gaji para honorer guru Paud selama empat bulan terakhir. " Kalau gaji tertunggak pasti ada keluhan langsung ke kami, tapi selama ini tidak ada, " tepisnya.

Menurutnya, mungkin guru TK yang keluhkan keterlabatan tunggakan gaji, jika ini benar, maka dirinya tidak bisa perbuat apa-apa karena dinas yang dipimpinnya hanya menangani guru Paud, sementara untuk guru TK wilayahnya Dinas Pendidikan.

" Guru di satu Paud ini juga tidak boleh lebih dari tiga orang, karena dianggarkan satu Paud itu hanya tiga orang guru honerer, " tutupnya. (fix/red)

Komentar

Berita Terkini