|

Kejari eksekusi Fadli Tuanane

Fadli Toanane di bawah ke Kantor Kejari Ternate untuk menandatangani beberapa berkas setelah itu, langsung di bawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate.

TERNATE BRN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate resmi mengeksekusi pengacara muda Fadli Tuanane atas kasus dugaan penyuapan salah satu anggota Ditreskrimun Polda Maluku Utara (Malut).

Fadli diketahui sudah tiga kali dilayangkan surat panggilan oleh Kejari Ternate dan sudah diterima bahkan dirinya sudah mengetahui bahwa surat pemberitahuan tersebut mengeksekusi dirinya. Akan tetapi tindakan Fadli seakan tak menghiraukan surat pemanggilan tersebut.

Menurut  Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ternate Toman Ramndey kepada wartawan Kamis (09/05/2019) mengatakan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Fadli Toanane di hukum pidana selama 5 bulan penjara atas kasus dugaan penyuapan.

Menurutnya, kasus yang menjerat Fadli ini bermula ketika dia menangani perkara Ketua DPRD Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini Sadar terkait kasus pengrusakan dan penjarahan PT FBLN di Pulau Gebe. Atas kasus itu Fadli memberikan uang senilai Rp 10 juta kepada  anggota Ditkrimun dengan maksud agar kliennya tidak ditahan.

“ atas kasus ini, kami melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali tetapi sama sekali tak dihiraukan, akhirnya kami melakukan pemantauan pada Kamis 9/5/2019 sekitar pukul 17:30 yang bersangkutan berhasil kami eksekusi di rumahnya.” Ujarnya.

Kata dia, Dalam penangkapan, yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan karena dirinya sudah mengetahui surat panggilan untuk dieksekusi. Dan yang bersangkutan telah menjadi buronan Kejari mulai dari Bulan November 2018  hingga kini dirinya di eksikusi.

Pasca eksikusi, Fadli Tuanane di bawah ke Kantor Kejari Ternate untuk menandatangani beberapa berkas setelah itu, langsung di bawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate.

Lanjut dia, untuk tersangka lainnya yakni Ketua DPRD Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini Sadar alam sudah dilakukan pemangilan seperti Fadli Toanane, bahkan kami sudah menyampaikan kepada kuasa hukumnya, tetapi sampai hari ini di hiraukan.

“ Surat eksikusi sudah kami layangkan kepada Rusmini Sadar Alam, tetapi juga tak dihiraukan, dan belum ada itikad baik yang bersangkutan untuk bertemu dengan kami, ” Pintanya.

Pihak Kejari Ternate sudah mencari Rusmini ke alamat berkas perkara, tetapi Rusmini tidak berada di tempat, kami berharap terpidana 1 atas nama Rusmini Sadar Alam sebagai warga negara yang baik, agar bersedia di eksikusi pihak Kejari Ternate. (Shl)

Komentar

Berita Terkini