|

Deprov Desak Gubernur Copot Abubakar Abdullah

Sahril Tahir anggota DPRD Malut

SOFIFI, BRN – Sahril Tharir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara mendesak  Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba segera copot Abubakar Abdullah dari jabatan Sekretaris Dewan.

Desakan pencopotan Abubakar Abdullah telah disampaikan Sahril Tharir dalam sidang paripurna penyampaian 9 (sembilan) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan oleh DPRD Malut.

“ Saya minta saudara gubernur agar mencopot sekwan dari jabatannya, karena hak-hak anggota selama ini sering terlambat, kepada gubernur untuk segera mengevaluasi jabatan Sekwan,” kata Sahril.   

Hujan interupsi warnai jalan paripurna, namun hal itu batasi oleh pimpinan sidang paripurna Ishak Naser. Mengingat, penyampaian para anggota DPRD sebaiknya disampaikan pada masing-masing  di internal komisi, ujar Ishak.

Di temui usai mengkuti sidang paripurna, menurut Sahril, desakan pencopotan sekwan banyak hal salah satunya berkaitan dengan hak keprotokoleran anggota DPRD yang sering keterlambatan, mungkin ada kaitan dengan dinas keuangan, tapi kita tidak tahu, namun kita tahu hanya sekretariat dewan karena sering terlambat.

“Jadi bukan hanya sekwan, termasuk SKPD yang lain  perlu dilakukan evaluasi oleh gubernur,” ujar Sahril Tharir saat ditemui wartawan usai mengikuti sidang paripurna DPRD Provinsi Malut, Senin (27/5/2019).

Desakan itu pencopotan Abubakar Abdullah di respon Gubernur Maluku Utara. “  Sekwan itu 60 persen kewenangan DPRD, sisanya 40 persen . Jadi saya ikut apa mau mereka, karena itu hak mereka, kita tidak bisa menahan,” tutur AGK (red/tim)

Komentar

Berita Terkini