|

Sekda Haltim Diperiksa Terkait Kasus SPPD Fiktif

Sekda Kabupaten Halmahera Timur saat di wawabcarai sejumlah awak media 
TERNATE BRN – Rupanya Polda Maluku Utara tidak main-main untuk mengusut tuntas kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah provinsi Maluku Utara. Buktinya Senin (1/4/2019), penyidik Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah (sekda) Halmahera Timur (Haltim) Moh Abdul Nasar.

Pemeriksaan Sekada Haltim Moh Abdul Nasar atas Dugaan tindak pidana Korupsi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif bagian umum dan perlengkapan, senilai Rp. 1,2 Miliar Tahun 2016.

Pemeriksaan Sekertaris Daerah, Moh Abdul Nasar atas kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif tahun 2016 sebesar 1,5 miliar sebagai saksi.“ yang bersangkutan diperiksa hanya sebatas saksi.

Ditrektur Kriminal Khusus Polda Malut, Kombes Pol Masrur mengatakan, untuk kasus dugaan SPPD Fiktif Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), semenntara pihaknya masih melakukan penyedikan. “Kasus tersebut masih dalam tahap lidik”.

Terpisah sekda Haltim Moh Abdul Nasar mengatakan, dirinya di panggil oleh tim penyidik Dit -Reskrimsus dalam rangka SPPD Fiktif tetapi dalam pemangilan tersebut ini masih pangilan awal jadi kita belum tau konfirmasinya apa-apa saja, yang pastii bendaharanya juga  dipanggil terkait SPPD Fiktif.
"Saya dipriksa oleh tim penyidik  4 pertanyaan yang dilontarkan itu pun hanya dibagian umum saja," tutupnya (shl)

Komentar

Berita Terkini