|

Pengelola Wifi Diminta Tak Gunakan Pasword

Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Informatika (Kominfo) Setda Pulau Morotai, Arafik M Rahman

MOROTAI,BRN - Kabupaten Pulau Morotai telah memiliki 62 tower jaringan internet yang tersebar di seluruh kecamatan se Pulau Morotai. Dan tercatat, ada 62 titik internet wifi gratis telah terpasang di lima Kecamatan, terutama ditempat-tempat umum seperti taman kota, palabuhan dan sekolah-sekolah.

Hanya saja belakangan, muncul keluhan masyarakat bahwa ada sebagian wifi umum yang tidak bisa diakses lantaran dipasang password oleh pihak pengelolah.

Keluhan ini pun langsung disikapi Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Informatika (Kominfo) Setda Pulau Morotai, Arafik M Rahman. Mengimbau kepada pihak pengelolah agar setiap jaringan wifi di ruang publik tidak dipasang password, karena pemasangan wifi tersebut untuk kepentingan umum bukan pribadi.

"Setiap akses internet di ruang publik itu mohon digunakan untuk kepentingan publik bukan kelompok atau personal, jadi jangan menggunakan password pribadi. Harus dihapus jangan lagi pakai password," tegas Arafik saat ditemui diruangannya, Rabu (24/04).

Menurutnya, dari hasil pantauannya dikeluhkan masyarakat masyarakat itu benar adanya. Dimana terdapat titik-titik jaringan wifi yang tidak bisa lagi diakses seperti lokasi taman kota daruba, bangsaha, dan Sekolah SMAN 1 Morotai.

"Seperti taman kota, bangsaha dan SMA 1 itu untuk apa pakai password, memangnya itu pribadi. Kalau di sekolah alasannya agar siswa tidak membuka situs-situs yang dilarang, kan situs itu sudah di blokir oleh Kominfo. Intinya kalau untuk siswa kan tinggal di awasi saja, bukan dibatasi, karena internet juga bagian dari ruang untuk belajar. Maka tidak ada alasan, sekolah juga jangan pakai password," imbuh Arafik. 

Ditanya apakah Humas dan Kominfo sudah membuat surat teguran kepada pihak pengelolah, kata Arafik, hal seperti ini tidak perlu harus dilayangkan surat teguran, hanya cukup disadari oleh pihak pengelola saja, bahwa apa yang diberikan oleh pemerintah kepadanya itu, di manfaatkan untuk kepentingan umum bukan pribadi.

"Saat pemasangan itu kan ada kontraknya, kesepakatannya ada disitu, jadi sadar saja tidak perlu harus disurati," pungkasnya Arafik. (Fix/red)


Komentar

Berita Terkini