|

Enam Jam Kadis PUPR Malut di Periksa Kejati

Kadis PUPR Malut Jafar Ismail (Kameja Putih) Keluar dari Kantor Kejati

TERNATE,BRNKepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jafar Ismail akhirnya memenuhi panggilan Kejati terkait dugaan tindak pidana korupsi Proyek Jalan Sayoang- Yaba. Sebelumnya kadis PUPR tidak menghadiri panggilan pertama dan kedua dengan alasan sibuk.

Pemeriksaan Kadis (PUPR) Provinsi Maluku Utara yang dilakukan tim penyidik Kejati, kurang lebih enam jam, ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Malt, Apris Risman Ligua kepada wartawan Selasa (09/04/2019).

" Pemeriksaan ini, lakukan sesuai prosedur, pemeriksaan dalam proses penyelidikan sesuai SOP,".

Apris menambahkan, proses ini akan tetap berlanjut, sebelum pihak Kejati dengan tim ahli dari luar Malut sudah mengecek ke lokasi terhadap fisik jalan yang di duga bermasalah, dan tinggal menunggu hasil dari tim.

Sementara itu Kadis PUPR Jafar Ismail usai pemeriksaan saat di temui awak media di halaman Kejati Malut, dirinya enggan memberikan komentar dan bergegas naik ke mobilnya.

Kepala dinas PUPR bertandang di kantor Kejati Malut dengan menggunakan pakaian lengan pendek berwarna putih,  menghindar dari pernyataan wartawan.  "Sudah nanti saja, nanti saja, saya No coment," kata Ismail Jafar dan langsung masuk mobil.

Sekedar di ketahui, Proyek Sayoang-Yaba sendiri yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Malut Tahun 2015 senilai Rp  49.5 Miliar yang dikerjakan oleh PT. Bangun Utama Mandiri Nusa. Dengan surat perjanjian kerja kontrak (SPK) nomor: 600.62/SP/DPU-MU/APBD/BM/FSK.06/2015 tanggal 19 Juni 2015. Sumber dana tersebut dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015.(shl/red)

Komentar

Berita Terkini