|

Disnakertrans Halbar Dituding "penipu"

Justinus Rahelwarin
HALBAR, BRN - Keluhan upah kerja karyawan Hotel D'Hoek Halmahera Barat (Habar) beberapa waktu memicu tensi darah pihak hotel. Hotel yang beralama di Desa Hatebicara itu “menyerang” balik dengan menuding Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Halbar Justinus Rahelwarin sebagai “penipu”.  

Justinus di tuding lantaran terkesan cuek atas utang yang tinggalkan pada 2017 lalu. Akar rumput utang-piutang ini Justinus masih menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Halbar.     
  
 “ Waktu itu BKD melaksanakan kegiatan parajabatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2017 lalu. Kegiatan tersebut anggarannya Rp. 191 juta (191.112.000), namun setelah kegiatan, pihak BKD hanya membayar Rp. 77.500.000 sementara sisanya Rp. 113.612.000 hingga saat ini tidak pernah dilunasi,” jelas Managemen D'Hoke, Alwina Wari, Minggu (31/4) kemarin.

Tunggakan itu, lanjutnya, sudah berulang kali menemui Justinus Rahelwarin selaku kepala BKD dan benharanranya Efendi S Himbar namun tidak ada hasil. “ Kami bahkan konfirmasi ke Kepala BKD yang baru Zubair T. Latif. Keterangan Pak Zubair katanya uang untuk bayar kegiatan prajabatan sudah cair pada 2017 lalu. Kalau bagitu,  maka pertanyaannya uang tersebut dikemanakan, sehingga ada penunggakan di hotel,” sambungnya.

“ Sudah berulang kali tgih, bahkan sampai sudah mediasi bersama Sekda Halbar, tapi rupanya tidak ada itikad baik dari mantan  Pak Justinus. Kami sudah tidak mau lagi toleransi, makanya kami berikan waktu hingga Senin pekan depan, jika tidak dilunasi, maka kami laporkan ke Polisi sebagai unsur penipuan ”.

Terpisah, Kepala Disnakertrans Halbar Justinus Rahelwarin dikonfirmasi Senin (1/4/) membenarkan adanya utang tersebut. Ia mengaku masi terjendala anggaran untuk melunasinya. “ Tetap dibayar, karena utang tersebut bukan atas nama pribadi, tapi atas nama dinas,” katanya sembari berjanji bakal mendatangi pihak hotel untuk membicarakan masalah piutang tersebut. (Haryadi)
Komentar

Berita Terkini