|

Caleg Incumbent PKPI Dilaporkan Ke Kejari

Direktur CV Majemuk Utama, Avero Adam
LABUHA, BRN - Penanganan kasus dugaan korupsi pada proyek jaringan air bersih di Desa Samad Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan kini masuk babak baru. ini setelah Kepala Dinas Perkim Halmahera Selatan (Halsel), Ahmad Hadi melaporkan Direktur CV Majemuk Utama Avero Adam ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel.

Avero yang juga calon legislatif (caleg) dari PKP-Indonesia daerah pemilihan (dapil) Gane ini dilaporkan lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) pada proyek senilai Rp 732.800.000 pada 2017 lalu.  

Kadis Perkim Halsel Ahmad Hadi menyebutkan, berdasarkan laporan hasil pemerikan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BKP) perwakilan Maluku Utara ditemukan pekerjaan tersebut fiktif.

“ Anggarannya cair 100 persen, tapi pelaksanaannya tidak ada pekerjaan. Saya laporkan sekalian bawa data ke Kejari untuk diproses. Karena uangnya mereka ambil saya yang jadi Korban. maka dengan itu proses kasusnya sudah ditangani Kejari,” kata Ahmad.

Dugaan fiktif pada pekerjaan jaringan air bersih dibenarkan Kepala Samsad Agus Salim Rasid. Dia mengemukakan, selama pekerjaan, hanya beberapa pipa terlihat di lokasi pekerjaan. “ Tapi pipanya tidak di pasang dan terbengkalai, papan nama proyek juga tarada. Ternyata proyek terungkap milik Avero Adam yang juga sebagai anggota DPRD Halsel periode 2009-2014,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Himpunan Pelajar Mahasiswa Gane Barat Utara (HIPMA-GARUT) Mufti Madi meminta Kejari agara memproses kasus tersebut karena sudah merugikan masyarakat. “ Bilang proyek jaringan air bersih tapi tara ada dia pe pipa yang terpasang,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Kejari Halsel, Cristian Ratu Anik mengaku sudah menerima laporan Kepala Dinas Perkim Ahmad Hadi. Ia mengatakan, dalam laporan itu di sertai bukti fisik progres pekerjaan. Karena itu dia meminta kepada Ahmad Hadi untuk menyertai bukti fisik berupa DIPA pekerjaan. “ Kami hanya menerima laporan, sementara data DIPAnya belum dimasukkan, jika sudah ada kami siap proses,” terangnya. (saf)
Komentar

Berita Terkini