|

Ayah Selfi Ditemukan Tewas

Ilustrasi gantung diri
HALBAR, BRN - Aksi bunuh diri gegerkan Desa Baru, Kecamatan Ibu Selatan, Halmahera Barat, Maluku Utara. Risen Ale (32) nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kamar rumahnya pada Senin dinihari sekira pukul 01.30 WIT.

Motif atau penyebab gantung diri pun belum diketahui pasti. Kepolisian Resort Halmahera Barat menduga aksi nekat Risen dipicu perihal depresi. Perginya sang istri dan jarang pulang anak perempuannya di duga alasan gantung diri itu terjadi.

“ Kemungkinan besar dugaan sementara korban diduga stress dengan masalah keluarga. Istri dan anak perempuanya sering tidak di rumah sehingga korban ambil jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri,” kata Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Halbar, AKP. Karim Bombay, Senin (15/4).

Untuk mengetahui motifnya, AKP Karim bilang sudah mengirim tim ke tempat kejadian perkara atau TKP. Tim ini selantutnya mendalami motif bunuh diri. “ Selain itu, kami juga masih tunggu hasil visum,” katanya singkat.

Tidak Ada Respon

Aksi nekat korban, diketahui kali pertama oleh Selfi Tenga. Gadis berusia 16 tahun yang baru pulang dari rumah temannya ini melihat pintu depan tertutup rapat serta lampu dalam rumah padam.

Merasa ada yang aneh dari dalam rumah, Selfi pun memanggil nama bapaknya, Risen, namun tak ada suara balasan dari dalam. “ Saya panggil-panggil ayah tapi tidak ada respon,” kata Selfi.

Setelah berhasil masuk di dalam rumah melalui jendela, ia langsung menuju kamar depan mengambil senter. Selfi mendadak kaget melihat ayahnya tergantung terikat kabel. “ Saat itu langsung saya berteriak minta tolong dan keluar dari rumah lewat pintu belakang,” cerita Selfi. (Haryadi)
Komentar

Berita Terkini