|

Warga Kayu Merah Gugat PLN ke PN

ROSLAN
TERNATE, BRN - Tarik menarik pemasangan tower jaringan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTT) di RT 012/RW 005 Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan kini masuk ke meja Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

Sebelumnya, warga setempat melalui kuasa humuk mereka melayangkan somasi atau teguran hukum ke PT PLN Cabang Ternate berdasarkan surat kuasa khusus dengan nomor 014/SK.Sus/Adv-RR/III/2019 tertanggal 7 Maret 2019. Somasi tersebut langsung ditanggapi pihak PT PLN melalui Manajer Unit Pelaksana Pembangunan Pembangkit dan Jaringan Maluku Utara Ahmad Ismail.

Kuasa hukum warga, Roslan kepada redaksi Brindonews.com, Senin (25/3) mengemukakan, langkah itu dilakukan karena pihak PT PLN Cabang Ternate tidak mengindahkan apa yang menjadi poin-poin dalam somasi pada 9 Maret 2019. Perkara gugatan tersebut terregister di PN Ternate dengan nomor : 10/Pdt.G/2019/PN.Tte Tanggal 25 Maret 2019

“ Pada prinsipnya klien kami dengan adanya pembangun Tower SUTT yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan jelas-jelas telah menimbulkan kerugian baik materil maupun immateril,” ungkap Roslan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kongres Advokat Indonesia Kota Tidore itu.

Menurutnya, sejak awal pemasangan menara tower SUTT sudah di tolak klienya. Karena itu, semua tindakan yang telah di lakukan PT. PLN Cabang Ternate selaku pihak tergugat akan diuji di pengadilan.

Sekedar diketahui, dalam somasi pada 9 Maret lalu terdapat beberapa hal yang diduga menyimpang. Pertama, PLN tidak melibatkan semua warga dalam sosialisasi. Kedua, pekerjaan SUTT belum ada kesepakatan antara warga dan pihak PLN sebagaimana sosialisasi tahap pertama. Ketiga, lokasi atau lahan pembangunan SUTET/SUTT tidak memenuhi ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 tahun 2015. (brn)
Komentar

Berita Terkini