|

Polda Malut Tangkap Pengedar dan Pengguna Narkoba


Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara Kombes Pol Mirzal Alwi didampinggi Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar

TERNATE,BRN - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) merilis sejumlah kasus narkoba untuk dua bulan pertama di tahun 2019 ini, dari bulan Januari dan Februari tahun, yang di pusatkan di aula Polda Malut Selasa (05/02/2019).

"Sepanjang tahun 2019, Polda Malut telah mengungkap 9 kasus narkoba yakni pada Januari 5 kasus sementara pada bulan Februari tercatat 4 kasus, untuk di wilayah hukum Polda Malut ada 9 tersangka yang di amankan," Kata Direktur Reserse narkoba Polda Malut, Kombes Pol Mirzal Alwi didampinggi Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar.

Mirza menuturkan, untuk Polres Ternate pada bulan Februari terdapat 3 kasus narkoba disusul Polres Tidore terdapat 1 kasus narkoba dengan total periode Januari hingga Februari tahun 2019 berjumlah 14 kasus narkoba yang telah diungkap.

"Secara rinci barang bukti yang berhasil.diamankan Polda Malut pada periode Januari sebanyak 3,6 gram shabu sedangkan di Polres Morotai, sebanyak 1,96 gram sehingga total barang bukti shabu yang disita polisi sebanyak 5,2 gram, tembakau jenis Gorila sebanyak 25,48 gram," terangnya.

Pada bulan Februari kata Mirza, lebih meningkat pengungkapan kasus Ganja dengan total 317,67 gram, shabu sebanyak 1,87 gram jika dibanding pada tahun 2018 Polda berhasil mengungkap 18 kasus narkoba namun untuk Januari tahun ini, menurun hanya 6 kasus.

"Pada perode Januari 2018, polisi berhasil mengamankan 20 tersangka, sementara pada periode yang sama di tahun 2019, jumlah tersangka yang diamankan hanya 9 orang," katanya.

Mirza menambahkan, pengungkapan terdapat lebih banyak di wilayah Kota Ternate yakni Kelurahan Tanah Tinggi dua kasus di susul Kelurahan Jati, Santiong, Toboko Dufa-Dufa, Jati Perumnas, Salero, Kalumpang, Kampung Makasar Barat, Tanah Raja, Tabahawa masing masing hanya satu kasus pengungkapan. Di wilayah hukum Kepulauan Tidore, lanjut Mirza, terdapat satu kasus di Kelurahan Gurabati, sedangkan di Pulau Morotai satu kasus di Kampung Kodok.

"Tahun 2019 pada bulan Januari hingga Februari jumlah ganja yang disita sebanyak 317,67 gram, untuk tembakau jenis Gorila sebanyak 25,48 gram, shabu sebanyak 6,83 gram yang berhasil diungkap Polda Malut," tutupnya.

Sekadar diketahui, 9 tersangka dengan inisial masing-masing yakni, R (21), A (23),B (37), A (40), U (46), I (32), I (22) dan F (36) serta E (28). (Shl)

Komentar

Berita Terkini