|

Pansus II Beri Sinyal Pengesahan Dua Ranperda

DJADID ALI
TERNATE, BRN - Panitia khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memberi sinyal pengesahan Ranperda Zona Perdagangan dan Ranperda Retribusi Pasar. Pansus yang diketuai Djadid Ali ini mengagendakan Senin besok mulai menindaklanjuti dua Ranperda tersebut untuk disahkan.

Ketua Pansus II Djadid Ali mengatakan, proses pengesahan dua Ranperda tersebut secepatnya ditindaklanjuti. Penundaan pengesahan karena ada beberapa poin dalam draf di perbaiki untuk disesuaikan dengan kondisi.  

“ Dalam pembahasan Pansus II tidak ada lagi masalah, rencana pengesahan kemarin yang sempat tertunda itu karena drafnya ada yang di perbaiki “, kata Djadid dikonfirmasi via telepon, Minggu (24/3).

Selain perbaikan draf, lanjutnya, pengembalian perbaikan draf Ranperda bertepatan dengan masa reses. Karena itu, mulai Senin besok akan ditindaklanjuti untuk disahkan.

“ Insyah Allah kalau sudah selesai reses, Senin besok torang (kami) musti proses sudah itu. Karena perbaikan drafnya sudah dikembalikan ke Sekretariat DPRD “, katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Nuryadin A. Rachman berharap Ranperda Zona Perdagangan yang diusulkan 2017 lalu itu secapat disahkan.    

Ranperda tersebut, menurutnya, sangat penting. Di sisi lain juga menambah pendapatan asli daerah (PAD). “ Ranperda ini mengatur zona perdagangan, termasuk kios-kios ‘merah’ di pinggir-pinggir jalan, juga mengatur mekanisme mendirikan pertamini. Karena disitu ada potensi penerimaan baru dan jasa “, tukasnya.

Pria yang akrab disapa NR ini bilang, lambatnya proses pengesahan Ranperda Zona Perdagangan membuat pihaknya tidak bisa menertibkan sejumlah pertamini seperti di ruas jalan Jati-Perumnas Kecamatan Ternate Selatan.   

“ Karena mendirikan pertamini itu paling tidak harus memiliki surat pemeriksaan dari Damkar, harus ada izin lingkungan karena ada unsur pencemaran limbahnya. Sekarang itu tarada (tidak ada). Kalau mengacu UU sebenarnya bisa tertibkan, tapi paling bagus ada Perda, karena itu kami berharap secepat disahkan “, harapnya. (ko/red)
Komentar

Berita Terkini