|

Musrembang Tingkat Kabupaten Dihelat



MOROTAI,BRN - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 resmi di gelar, Kamis (28/3). Serimoni yang dilangsungkan di aula kantor bupati Morotai ini dibuka oleh Sekda Morotai, Muhammad M Kharie.

Dalam sambutannya Sekda mengungkapkan, hasil Musrenbang ini selanjutnya dijadikan acuan sebagai bahan penyusunan kebijakan tim anggaran pada rancangan APBD Kabupaten Pulau Morotai tahun 2020 mendatang.

“ Salah satun rinsip dalam perencanaan pembangunan daerah adalah bahwa berbagai elemen dan lapisan masyarakat baik kelompok ataupun individu memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi rencana pembangunan. Oleh karena itu OPD harus membuka ruang yang lebar dalam menerima saran, masukan dari masyarakat untuk perencanaan pembangunan,” kata Sekda.

Mantan Kadis Perhubungan ini menuturkan, terdapat sejumlah capain pembangunan yang telah di capai Pemkab Morotai sepanjang tahun 2018. Capaian diantaranya, PDRB 6,37 persen, income perkapita Rp 17.816.000 pertahun perjiwa, indeks rasio gini mencapai 0,288.  Capaian ini sekligus menunjukkan Morotai masuk dalam kategori ketimpangan rendah dan menekan value penduduk miskin 7,07 persen serta menekan trend pengangguran terbuka sebesar 6,11 persen dan mengangkat indeks pembangunan manusia (IPM) 60,71 persen lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

“ Serta laju pertumbuhan penduduk pada angka 2,55 persen, serta peningkatan pendapatan asli daerah naik sebesar kurang lebih 65,82 persen dibanding tahun 2017 menjadi 31,8 miliar lebih, dan tahun 2019 ditargetkan sebesar Rp 64 miliar lebih untuk PAD. Ini membutuhkan kerja lebih keras lagi dari instansi penghasil PAD dan kita semua, demi terwujudnya masyarakat morotai yang aman, damai dan sejahtera,” sekda menjabarkan.  

Selain itu, orang nomor tiga dilingkup Pemkab Morotai ini bilang, Musrenbang RKPD dengan tajuk "Memantapkan Pembangunan Infastruktur, SDM dan Pelayanan Publik Untuk Meningkatkan Produktkifitas dan Nilai Tambah" ini Pemkab Morotai bertekad mencapai capaian sejumlah indikator. Yaiut IPM dari 60,71 menjadi 61,41 poin di 2020 mendatang. Target yang sama diberlakukan di PDRB perkapita, indeks rasio gini, presentase penduduk miskin, presentase laju pertumbuhan penduduk dan tingkat atau tren penagngguran terbuka.

“ Target income perkapita Rp 17.816.000 menjadi Rp 26.415.000 pertahun, pertumbuhan ekonomi ditargetkan berkisar 6,00 persen sampai dengan 6,69 persen, indeks rasio gini diangka 0,220, sedangkan presentase penduduk miskin bermain di angka 6,30 persen. Laju pertumbuhan penduduk di angka 2,81 persen, dan tingkat pengangguran terbuka 8,88 persen,” tukasnya. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini