|

Kejati Malut Dinilai Lambat Tuntaskan Kasus Sayoang-Yaba



Dosen Unkhair Ternate, Abu Kader Bubu
TERNATE BRN – Kejaksan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara dinilai tidak seriusi menyelsaikan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran pembangunan jalan Sayoang-Yaba. Hal ini terbukti sudah dua kali pergantian kepala Kejati akan tetapi kasus tersebut belum juga tuntas dengan alasan tahap penyelidikan.

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Abdul Kadir Bubu kepada reporter Brindonews.com Selasa (5/3/2019) mengtakan sangat disayangkan kasus dugaan korupsi anggaran jalan Sayoang-Yaba kurang lebih tiga tahun terkesan jalan di tempat

"Kasus tersebut sudah lama, sampai berganti dua kali kepala Kejati, alasannya masih dalam tahap penyelidikan, sebenarnya tidak ada alasan yang baru,".

Kata dia, ini bisa dibuktikan bahwa sebenarnya Kejati Malut tidak serius dalam menangani kasus tersebut. Olehnya itu kepala Kajati diminta segera tuntaskan kasus ini. Sebab ada indikasi kerugian daerah yang angkanya sangat fantastik

"Katanya kepala Kejati yang saat ini adalah Jaksa spesialis kepala daerah, saya tantang untuk selesaikan kasus jalan Sayoang-Yaba dan pinjaman Halbar untuk segera di selesaikan," pintanya

Lanjut Bubu, kasus jalan Sayoang-yaba dan pinjaman Halbar, semua ini kan melibatkan kepala daerah, dan kepala Kejati saat ini adalah mantan jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) spesialis penjerat kepada daerah buktikan di Malut

Bubu berharap kepada Kejati untuk serius dalam menangani kasus korupsi yang ada di Malut, karena kasus jalan Sayoang-Yaba sudah cukup lama dan itu statusnya masih dalam tahap penyelidikan (Shl/red))





Komentar

Berita Terkini