|

Jokowi Resmi Teken PP Kenaikan Gaji PNS

ILUSTRASI
JAKARTA - Para pegawai negeri sipil (PNS) kembali mendapatkan angin segar. Ini karena Presiden Joko Widodo (Jakowi) telah resmi meneken aturan tentang kenaikan gaji PNS pada 13 Maret 2019 kemarin.

Aturan tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil itu, gaji PNS naik rata-rata 5 persen.

Ada dua pertimbangan kenaikan gaji PNS. Pertama, meningkatkan daya guna, dan kedua,  hasil guna serta kesejahteraan PNS. Karena itu, pemerintah perlu menaikkan gaji pokok PNS dengan ketentuan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019.

“ Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” begitu tulis dalam aturan tersebut seperti dikutip detik.com, Sabtu (16/3/2019).

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Mudzakir mengatakan, kenaikan 5 persen gaji PNS itu akan mulai berlaku pada April 2019.

“ Peraturan Pemerintah nya (PP), setahu saya akan diproses Januari 2019 dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sudah indikasikan akan berlaku pada April 2019. Mohon cek Kemenkeu,”  kata Mudzakir seperti dikuti di okezone.com.

Dia menjelaskan, untuk kenaikan gaji 5 persen PNS pada bulan Januari-Maret akan digabungkan atau dirapel. “ Biasanya kan dirapel,” ungkapnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyatakan, untuk kenaikan pokok 5 persen tersebut dianggarkan penambahan anggaran untuk PNS sekitar Rp 4-5 triliun.
Rencananya jumlah tersebut masuk dalam pos anggaran belanja pegawai belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) yang dialokasikan senilai Rp. 855,4 triliun pada RAPBN 2019. “ (Penambahan anggaran) kira-kira sekitar Rp 4-5 triliun,” kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta. 


(brn/dtk/okz)
Komentar

Berita Terkini