|

Jelang Pemilu, Ribuan Kantong Miras dan Senpi Dimusnahkan



TERNATE, BRN - Menjelang Pemilihan Umum (Pemlu) baik pemilhan presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legasletif (Pileg)  Tahun 2019 yang tinggal menghitung hari, Polda Maluku Utara  (Malut) memusnahkan puluhan senjata api (Senpi) rakitan serta ratusan peluru aktif dan ribuan kantong minuman keras (Miras) berbagai jenis yang berlangsung di lapangan Perikanan Bastiong Ternate.

Pemusnahan dipimpin langsung Kapolda Malut, Brigjen (Pol) Suroto dan Danrem 152/Babullah, Kolonel Inf Endro Satoto, Jumat (22/3/2019).

Kapolda Malut, Brigjen (Pol) Suroto usai pemusnahan kepada awak media mengatakan, ribuan miras berbagai jenis yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan Polri khsusunya Polda Malut dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan terakhir. “ Hasil pengungkapan miras tersebut kurang lebih dua bulan,” katanya.

Suroto menuturkan, miras merupakan salah satu pemicu terjadinya tingkat kriminalistas di Malut yang harus diberantas,  terutama jelang pemilu. “ Untuk Malut, dari beberapa kejadian yang terjadi karena disebabkan miras makanya kita melaksanakan operasi terhadap miras itu sehingga tidak lagi beredar di wilayah Malut,” ungkap Jenderal binrang satu ini.


Untuk senpi, lanjutnya, merupakan hasil operasi Intelijen penggalangan anggota kepada masyarakat. “ Masyarakat dengan suka rela, memberikan senpi tersebut kepada kita,” ungkapnya.

Suroto menambahkan, penyerahan senjata tersebut diserahkan langsung oleh masyarakat  dan kebanyakan dari Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Kota Ternate. “ Untuk peluru berbagai jenis sekitar 300 lebih yang diterima anggota dari masyarakat,” akunya.

Menurut orang nomor satu Polda Malut ini, senpi seperti itu sangat berbahaya kalau bearada di tengah-tengah masyarakat, apalagi menjelang Pemilu. “ Saya imbau kepada masyarakat, kalau ada senpi peninggalan perang atau lainnya, untuk berikan kepada kami, dan kami terima dengan baik,” pungkasnya. (Shl/red)
Komentar

Berita Terkini