|

Fahri: Rajut Persatuan dan Tolenlansi Menuju karya dan Prestasi



MOROTAI, BRN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai menggelar rapat paripurna istimewa peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pulau Morotai ke-10, Selasa (19/3). di aula kantor bupati.

Pelaksaan paripurna itu di pimpin Ketua DPRD Morotai, Fahri R Haireudin. Bupati Morotai Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma, Forkompimda, Kepala OPD, tokoh masyarakat turut hadir dalam paripurna tersebut.

Ketua DPRD Morotai, Fahri R. Hairuedin, mengatakan, paripurna dengan tajuk kita rajut persatuan dan toleransi bersama ummat menuju Morotai yang aman, damai dan sejahtera itu mengandung semangat kebersamaan dan kesatuan dalam menyongsong masa depan demi membangun pulau berjuluk mutiara di bibir pasifik itu lebih baik lagi di masa akan datang.

“ Sebagai masyarakat Pulau Morotai, kita harus bersyukur dengan semua anugerah yang tuhan berikan untuk daerah kita ini. Di HUT ke-10 ini, mari kita mengisi perjuangan para tokoh untuk daerah ini dengan karya dan prestasi demi pembangunan Morotai kedepannya,” ucap Fahri.

Fahri mengemukakan, tajuk HUT kali ini hendaknya menjadi spirit serta inspirasi semua pihak untuk bersama-sama mengukir serta mengisi perjuangan pembangunan kedepan.

“ Sebagai perwakilan rakyat, perlu kami sampaikan bahwa dalam perjalanan pemerintah dan pembangunan, telah melihat dan merasakan manfaat yang selama ini telah dilaksanakan Pemkab Morotai, baik dimasa bupati sebelumnya maupun bupati sekarang “, kata Fahri.

Bupati Morotai, Benny Laos dalam sambutannya mengatakan, perayaan di hari yang ke-10 tahun ini merupakan momen tepat untuk merenungkan kembali dan mengevaluasi segala usaha yang dilaksanakan selama ini.

“ Sebuah keistimewaan bila kita memaknai, betapa setiap waktu berganti penuh dengan perjuangan demi mewujudkan cita-cita bersama menjadikan kehidupan masyarakat Morotai kedepan lebih baik lagi “, kata Benny.

Benny bilang, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2017-2022 sudah mulai memberikan dampak signifikan, baik capaian indikator kinerja utama pertumbuhan PDRB. Orang nomor satu di Pemkab Morotai itu mengaku pertumbuhan PDRB di Morotai mencapai 6,37 persen dari target 6,49 persen dengan presentasi 98,15 persen.
    
“ Sedangkan target PDRB per kapitanya Rp 17.816.000 dari target Rp 22.554.000 atau 79 persen dari realisasi target. Disisi lain, target indeks gini rasio 0,230 persen dan realisasi pencapaian 0,288 persen. Ini menunjukan bahwa Morotai masuk pada kategori ketimpangan rendah “, katanya.

“ Sedangkan presentase penduduk miskin 6,68 persen, realisasinya masih pada posisi 7,07 persen tetapi masih rendah dibanding tahun sebelumnya 7,08 persen. Untuk tingkat pengangguran terbuka sesuai target 9,41 persen dan realisasi pencapaian 6,11 persen. Sementara target indeks pembangunan manusia adalah 60,64 persen dan realisasinya adalah 60,64 persen atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu 59,87 persen. Ini menunjukan bahwa tingkat pendidikan dan pelayanan kesehatan membaik dan keluar dari zona merah dari tahun sebelumnya “. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini