|

Status Lahan “sengketa”, Pembangunan Pasar di Desa Nggele (masih) Jalan

Kadis Perindagkop Pulau Taliabu, La Karidu Hamura

TALIABU, BRN - Meskipun masih berstatus lahan sengketa, pembangunan pasar di Desa Nggele, Kecamatan Pulau Taliabu Barat Laut masih di kerjakan. Kuasa hukum penggugat Mustakim La Dee mengatakan, proses gugatan lahan masih berlangsung di pengadilan. Perkara perdata ini di fokuskan pada dugaan keterlibatan Kepala Desa Nggele karena menguasai tanpa hak dan melawan hukum.

“ Lahan sengketa tersebut kepala desa telah mengibahkan kepada Pemkab Pultab melalui Disperindagkop. Tentu tindakan ini merupakan penguasaan tanpa hak dan perbuatan melawan hukum, sehingganya kami selaku kuasa hukum penggugat tetap fokus pada pokok gugatan perkaranya,” jelasnya saat di konfirmasi via telepon seluler, Rabu (13/2).

Menurut Mustakim, mengingat perkaranya sudah memasuki tahap mediasi, selaku kuasa hukum sepunuhnya menyerahkan sepenuhnya ke hakim pengadilan.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pulau Taliabu, La Karidu Hamura menuturkan, pembangunan pasar akan tetap terus dikerjakan, meski proses penyelesaian masih berjalan di pengadilan.

Menurut dia, pihaknya tidak terlibat pada proses peradilan yang berlangsung di pengadilan. Status lahan yang sementara masuk mediasi tahap II itu melibatkan pemilik lahan dan pemerintah desa setempat. “ Kami tetap membangun walaupun tanahnya masih sengketa, karena kepala desa yang memberikan lahan itu kepada kami,” katanya.

Sekedar diketahui, perkara tersebut masuk pada tahapan mediasi ke-dua. Mediasi pertama pada 23 Januari 2019 lalu belum ada titik temu antara penggugat dan tergugat. Karena itu, mediasi dilanjutkan pada tahap dua. (her/red)
Komentar

Berita Terkini