|

Mantan Sekum Jadi Nahkoda Baru PII Malut

Sadam Hardi: Optimis Malut Tuan Rumah Muktamar ke-31

Sadam Hardi, Ketua PII Malut terpilih. 
TERNATE, BRN - Pelajar Islam Indonesia (PII) Provinsi Maluku Utara menggelar sidang pleno IV Konfrensi Wilayah (Konwil) ke-XV PII Malut. Sidang pleno dalam rangka pemilihan ketua umum (Ketum) ini berlangsung 3 hari.

Dalam sidang itu berjalan alot. Tarik menarik pun berakhir ketika Sadam Hardi terpilihi secara aklamasi sebagai Ketum PII Malut masa bakti 2019-2021. Alumni Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) ini mengalahkan lima pesaingnya karena dianggap tidak memenuhi keriteria.

Ketua panitia sidang pleno, Humairah Dj Abdullah mengatakan, ada tiga syarat mutlak dalam proses pemilihan ketua formatur. Calon ketua harus memiliki kemampuan pengetahuan umum, pengetahuan agama dan pengetahuan ke PII-an.

Dari semua syarat itu, kata Humairah, hanya Sadam Hardi yang di nyatakan lolos sehingga di tetapkan sebagai ketua formatur. “ Karena yang lulus keriteria hanya Sadam Hardi maka langsung ditetapkan secara aklamasi,” ungkap Ketua Korda PII Wati Kota Ternate itu.

Humairah mengemukakan, di forum Konwil ke XV selain menetapkan ketua baru menggantikan kepemimpinan Wahyu Talib, juga ada perubahan kepengurusan Ketua Korwil PII-Wati periode 2019-2021.

“ Khusnul Hayati Mondol terpilih sebagai Ketua Korwil PII-Wati Malut pada sidang pleno ke III. Khusnul menang satu suara dari pesaingnya Humairah Dj Abdullah yang hanya mengantogi 8 suara dari tiga Pengurus Korda PII Wati yang hadir,” jelasnya. 

Sementara itu, ketua terpilih,  Sadam Hardi menuturkan, sukses atau tidaknya PII Malut berada di pundak semua pengurus. Karena itu, ia meminta kerjasama baik PD Ternate, Sofifi, Tidore, dan Halmahera Selatan untuk sama-sama bahu-membahu, bersinergi membawa PII Malut kedepan lebih baik lagi.

“ Saya butuh kerjasama teman-teman di empat PD, saya pikir dukungan teman PD sangat diperlukan,” katanya.

Mantan Sekretaris Umum PII Malut periode 2016-2018 ini bilang, hal pertama yang dilakukannya adalah melakukan konsolidasi organisasi ke empat Pengurus Daerah (PD).

Langkah ini menurut dia,  dalam rangka PW PII Malut mempersipakan diri merebut tuan rumah Muktamar ke-31 2020 nanti. “ Saya kira, ketika semua teman-teman PD mendukung ini maka Malut bisa menjadi tuan rumah Muktamar 2020 nanti,” terangnya. (release)
Komentar

Berita Terkini