|

Dugaan Kasus Korupsi Kantor Perwakilan Morotai Bakal Dilimpahkan ke Pengadilan



Kepala Kejari Kabupaten Pulau Morotai, Supardi S.H,
MOROTAI, BRN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pulau Morotai memastikan dalam waktu dekat bakal melimpahkan berkas dugaan kasus korupsi anggaran pengadaan barang dan jasa kantor perwakilan Morotai di Jakarta tahun 2015 ke Pengadilan.

Kasus tindak pidana Korupsi anggaran Kantor Perwakilan Morotai-Jakarta yang melibatkan nama mantan Kepala kantor perwakilan Morotai-Jakarta, Sovani Bandari karena Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah menyerahkan hasil temuan ke Kejari Pulau Morotai.

"Penatapan terhadap tersangka sudah sejak akhir Desember 2018 kemarin, dan targetnya dalam bulan ini, kami sudah limpahkan berkasnya ke pengadilan,"ucap Kepala Kejari Morotai, Supardi S.H, Rabu (06/02).

Untuk penahanan terhadap tersangka, kata Supardi, keputusannya diserahkan ke pihak jaksa penuntut umum (JPU)."Soal itu nanti pihak JPU. Jadi setelah penyerahan tersangka dan barang bukti, baru di putuskan pihak JPU apakah yang bersangkutan di tahan atau tidak,"kata Supardi.

Ditanya apakah terdapat tersangka lain dalam kasus ini, dirinya mengaku masih dalam tahap penyembangan. "Masih dilakukan pengembangan, untuk sementara yang ditetapkan satu tersangka,"timpal Supardi.

 "Total kerugian negara dalam kasus ini berdasarkan hasil audit BPKP yaitu sebesar Rp 800 juta, tersangka dijerat dengan pasal 2 dan 3 undang-undang tindak pidana korupsi, "tegas Supardi.

Kata dia berdasarkan dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 Milyar.  (Fix/red)

Komentar

Berita Terkini