|

DPRD Halbar “baronda” Lagi

KANTOR DPRD HALBAR
HALBAR, BRN - Sebanyak tiga belas anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat pada Minggu 17/2 kemarin melakukan perjalanan dinas ke Jakarta.

Informasi yang di himpun Brindonews.com, tiga belas wakil rakyat bekonsultasi selama empat hari di Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Alasan konsultasi ini merupakan perjalanan dinas kedua kali pada masa sidang 2018-2019.

Ketua Komisi I DJufri Muhammad d konfirmasi membenarkan adanya agenda konsultasi ke Biro Hukum dan Organisasi Kemendikbud. Dia mengatakan, konsultasi yang dilakukan itu bermaksud mengonsultasi ranperda sistem penyelenggaraan pendidikan di Halbar.

Djufri menuturkan, dalam konsultasi itu ada beberapa poin krusial, salah satunya muatan lokal yang dimasukkan dalam batang tubuh draf ranperda. Kemudian pengaturan soal perlindungan guru maupun kepala sekolah dari tekanan politik, sumbangan dan pungutan untuk kegiatan pendidikan, serta peran pemda dalam penyelenggaraan pendidikan yang di kelola masyarakat maupun yayasan pendidikan.

“ Juga poin yang mengatur singkronisasi peran pemkab dan pemdes dalam penyelenggaraan pendidikan usia dini dan TK,” terangnya.

Menurutnya, beberap yang dianggap krusial ini berkembang saat pembahasan di tingkap komisi DPRD Halbar. Sehingga konsultasi dilakukan merupakan langkah terakhir komisi-komisi dalam memboboti serta memperdalam draf ranperda.

“ Hasil daripada konsultasi selanjutnya diserahkan ke Bapemperda dan Tim Propemperda Pemkab Halbar dan sehari dua akan dilakukan pembahasan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Halbar, Ibnu Saud Kadim menambahkan, besar biaya perjalanan dinas untuk tiap anggota senilai empat belas juta rupiah selama empat hari.  “ Biaya perjalanan dinas ini sudah pakai system at cost atau biaya sesuai kebutuhan tidak lebih tidak kurang,” kata Ibnu seraya mengaku, ketiga belas wakil rakyat rencana kembali di Halbar pada Rabu besok. (yadi/red)
Komentar

Berita Terkini