|

Diskominfo Gandeng Polres Halbar Gaungkan Bijak Bermedsos

Kapolres Halbar, AKBP Deny Heryanto saat memaparkan materi sosialisasi etika penggunaan media sosial di hadapa siswa-siswi SMA Dian Halmahera
HALBAR, BRN -  Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kehumasan, Persandian dan Statistik Pemkab Halmahera terus berupaya meminimalisasi dampak negatif teknologi informasi dan komunikasi serta membuat masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. 

Upaya tersebut salah satunya dengan gelar sosialisasi etika dalam menggunakan media sosial di sekolah menengah atas (SMA) Dian Halmahera di Desa Akelamo, Kecamatan Sahu Timur, Halbar, Kamis (28/2). Sosialisasi tersebut Dinas Kominfo menggandeng Polres Halbar.

Kepala Dinas Komifo Halbar, Chuzaemah Djauhar menuturkan, sosialisasi yang dilakukan itu bertujuan memberikan pemahaman bagaimana cara menggunakan media sosial yang benar, dan pengenalan beretika dalam bermedia sosial, cara menggunakan media sosial secara cerdas dan memberikan pemahaman tentang UU ITE dan resiko hukum bagi pengguna media sosial.

 Melalui sosialisasi ini diharapkan para siswa-siswi SMA Dian Halmahera di Desa Akelamo, Kecamatan Sahu Timur, Halbar bisa memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan yang cakap dalam bermedsos,” kata Emma sapaan akbrab Kadis Kominfo Halbar.

Siswa-siswi SMA Dian Halmahera saat berpose bersama pemateri sosialisasi
Saat ini menurut Emma, media sosial sudah di jadikan sebagai tempat untuk bersilaturahmi dan saling menukar informasi hoax. Karena itu dia berharap jangan ada lagi sebagian kelompok untuk memanfaatkan memproduksi konten-konten yang dapat memecah belah persatuan, ujaran-ujaran kebencian, bahkan digunakan sebagai ladang profit bagi para produsen hoax.

“ Etika bermedsos itu berhubungan dengan informasi. Sebelum share, masyarakat atau pengguna harus cek dan ricek kebenaran informasi tersebut. Dan harus bisa menghitung apakah informasi itu membawa kemanfaatan atau tidak,” katanya.

Emma mengemukakan, penguatan etika merupakan salah satu strategi mengurangi penyebar informasi. Untuk mengurangi itu, diperlukan suatu etika atau gerakan bijak bermedsos. “ Dalam menggunakan media sosial agar tidak saling menghina ataupun menuduh orang lain tanpa alasan yang jelas. Karena pada dasarnya hal seperti itulah yang nantinya akan terjerat hukum karena kurang hati-hati dalam menyebarkan informasi melalui jaringan internet,” jelasnya.

Kapolres Halbar AKBP. Deny Heryanto mengatakan, dengan menggunakan media sosial secara bijak, generasi millenial memiliki andil besar dalam mendukung terciptanya suasana persatuan. “ Siswa-siswi harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Karena UU ITE sangat sensitif dalam menjerat pelakunya,” kata AKBP Deny.

AKBP Deny mengimbau agar pengguna media sosial bisa mengikuti aturan saat berkomntar di media sosial, seperti halnya tidak bolek melakukan ujaran kebencian maupun menyebarkan konten hoax, maupun provokasi.

“ Jika nantinya ujaran kebencian maupun provokasi tersebut berujung pada tindakan yang dpat merugikan orang lain, maka yang menuliskan konten tersebut akan di proses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” jelasnya. (yadi/pn/red)
Komentar

Berita Terkini