|

Benny Laos: Morotai Bakal Jadi Destinasi “Bali Baru”

Benny Laos saat memberikan sambutan di acara laouncing Festival, Kamis (14/02).
MOROTAI, BRN - Pemkab Morotai melounching Festival Ivent 2019 bertajuk ‘Tulang Punggung Kemajuan Morotai’ . Serimoni dalam rangka hari jadi Morotai yang ke-10 tahun itu di langsungkan di Lapangan Sail Morotai, Kamis (14/2).

Ketua Panitia festival, Muhammad M. Kharie mengatakan, ivent yang akan dilakukan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. sejumlah item kegiatan akan dihelat secara bersamaan. “ HUT kabupaten dan RI serta lepas sambut tahun baru sebagai festival ivent Morotai 2019 akan dihelat sekaligus,” katanya.   

Bupati Morotai, Benny Laos menuturkan, festival ivent tak luput dari pengembangan Morotai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Morotai masuk sepuluh daerah pariwisata nasional, Morotai juga masuk dalam sepuluh destinasi wisata prioritas pemerintah pusat atau destinasi “Bali baru”. 

“ Masa depan Pulau Morotai adalah pariwisata. Dengan potensi yang dimiliki akan mampu menopang Pendapatan Asli Daerah  (PAD) dan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Benny mengatakan, kepastian Morotai masuk dalam sepuluh pengembangan wisata tertuang dalam kesepakan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada 2016 lalu. Sepuluh daerah itu nantinya menjadi “Bali Baru” destinasi wisata.

“ Pulau Dodola di bangun, lokasi sail, Water Front city, Pulau Sum-sum dan  wisata Army Dock dibangun, sehingga Morotai menjadi wisata sejarah yang berkelas internasional,” katanya.

Sementara, Ketua Harian Ivent Morotai 2019, Abdul Karim menambahkan, kegiatan ini adalah langkah awal untuk seluruh rangkaian menyambut HUT Morotai. “ Akhir Februari nanti akan di launching pula festival ivent Morotai 2019 di Kementerian Pariwisata Jakarta,” akunya.

Sekedar dketahui, Morotai merupakan satu dari sepuluh daerah destinasi pariwisata prioritas. Sepuluh daerah itu diantaranya, Danau Toba di Sumetera Utara, Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu DKI Jakarta, Candi Borobudur Jawa Tengah, Gunung Bromo Jawa Timur, Mandalika Lombok di Nusa Tenggara Barat, dan Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Tenggara, serta Morotai di Maluku Utara.

Sepuluh destinasi wisata ini diistilahkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya sebagai “10 Bali Baru”. Istilah ini merupakan makna kiasan dan lebih untuk memberi takanan agar “performancemasing-masing daerah bisa menyamai Bali yang setahun bisa mendatangkan empat juta wisatawan mancanegara. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini