|

Sebanyak 69 ASN Morotai di Rolling


Prosesi Pergantian 69 ASN di Aula Kantor Bupati Kabupaten Pulau Morotai.

MOROTAI,BRN
– Sebanyak 69 Aprat Sipil Negara (ASN) baik itu eselon II,III dan IV dirolling jabatanya. Berdasarkan surat keputusan Bupati Nomor 520/4/KPTS/PM/2019 Tentang Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Adimisrator dan Pengawasan Lingkup Pemkab Pulau Morotai, rolling jabatan di pusatkan di aula kantor Bupati yang dipimpin Seekertaris Daerah (Sekda) Muhammad M Kharie.

Dari jumlah 69 ASN yang dirolling diantaranya, eselon II sebnayak 3 orang, eselon III sebnayak 17 orang dan eselon Iv sebanyak 27 orang dan 22 pegawai lingkup SKPD dan kantor Camat.

Sekda Morotai Muhammad M Kharie dalam sambutannya, pembangunan saat ini yang menjadi isu menarik. Terlebih bagi daerah tertinggal atau daerah perbatasan, dimana terjadi diskursus atas prioritas fisik maupun non fisik, khususnya pembangunan SDM dalam aparatur.

"Kenyataannya, isu pembangunan ini ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat di pisahkan yaitu para teknokrat pra-reformasi atau era Orde Baru, menggunakan pendekatan pembangunan fisik untuk menggenjot produktifitas dalam negeri,”ujar Sekda.

Menurutnya, pemerintahan Orde Baru membangun bendungan, tapi mengabaikan pembangunan sumber daya aparatur. Badan Administrasi Kepegawaian Negara atau yang sehari-hari mengurus kenaikan pangkat, pensiun, cuti, dirombak menjadi organisasi yang berorientasi pada manajemen strategis sumber daya manusia. Perubahan fungsi yang berputar-putar pada persoalan rutin administrasi, ke yang lebih strategis membawa implikasi pada perubahan nama BAKN menjadi BKN.

“kita punya BKD yang mestinya sudah beranjak dari persoalan klasik kepegawaian. Ini harus menjadi produsen SDM handal yang mampu mengatrol ketertinggalan pembangunan fisik maupun non fisik di Morotai,”cetus Sekda.

Lanjutnya, dalam kenyataan, suatu sistem yang menjembatani ASN untuk tujuan organisasi, pengembangan SDM menjadi kunci dan tanggung jawab bersama untuk promosi pembangunan. "Rotasi atau mutasi adalah bagian dari pengembangan dan dari situlah belajar memahami dinamika sosial, ekonomi dan politik,”ujar Sekda.

Diketahui, pelantikan pejabat eselon II, III dan IV yang dilakukan oleh Sekda Morotai Muhammad M Kharie, berdasarkan SK Bupati Pulau Morotai nomor 1 Tahun 2019 Tentang Pendelegasian sebagian kewenangan Bupati kepada Sekretaris Daerah, Tentang penanda tanganan Surat Keputusan Mutasi Aparatur Sipl Negara. (Fix/red)


Komentar

Berita Terkini