|

Samapta Siaga Polda Malut Ciduk Pelaku Curanmor

Pelaku Curanmor berhasil ditangkap oleh Direktorat Samapta (Ditsamapta(
TERNATE, BRN – Kepolisian Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Maluku Utara (Malut) dalam program inovasi Samapta Sinaga berhasil menangkap VJ (21) pelaku pencurian kenderaan motor(curanmor) asal Kayoa yang beroperasi di wilayah Kota Ternate. VJ ditangkap ketika polisi sedang melakukan ptroli QWI.

" Pada awalnya anggota Ditsamapta Polda Maluku Utara pada saat melaksanakan patroli QW I mendapat informsi di masyarakat bahwa ada curanmor. Dari informasi Ditsamapta langsung bergerak cepat. pelaku berhasil diamankan pada Senin 21 Januari pukul 08.00 WIT," ungkap Dir Samapta Polda Malut, Kombes Pol Iwan Imam Susilo, Selasa (22/01/2019).

Menurutnya Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti berupa satu kenderaan hingga pada Selasa 22 Januari 2019 pukul 03.00 WIT dini hari diperoleh barang bukti sebanyak 5 unit sepeda motor.

Kata dia, penangkapan pemuda asal Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ini  berlangsung di salah satu indekost yang berada di lingkungan Keluraha Akehuda, Kecamatan Ternate Utara.

 " hal ini tentunya Kami masih melakukan pengembangan baik kepada tersangka mapun barang bukti yang lain, " ujarnya.

Ia menambahkan, dari hasil interogasi, pelaku sudah melaksanakan aksinya selama dua bulan berjalan. Sepeda motor yang berhasil dicuri akan dijual ke luar Ternate dengan harga masing-masing  sebesar Rp 1,5 juta.

" Pria curanmor asal Kayoa ini mengakubaru dua bulan bekerja tapi kemungkinan bisa lebih, dan mungkin bisa lebih dari 5 unit kendaraan yang di curi karena sesuai keterangan dari pelaku kendaraan yang lain sudah sempat dijual keluar daerah, " tuturnya

Lanjut dia, aksi yang dilakukan pelaku tak sendirian melainkan berkomplotan. Saat penangkapan, dua rekan VJ berhasil melarikan diri. 

Kami menghimbau kepada masyarakat kota Ternate bahwa Kasus curanmor ini sudah mulai marak di Ternate, sehingga diharapkan kepada masyarakat untuk ikut mengamankan kenderaan masing-masing dengan kunci ganda serta melakukan moitor.

"  jangan biarkan kendaraan dipinggir jalan tanpa dikunci. Ini yang kadang-kadang sering diambil. Maka masyarakat diharapkan agar berhati-hati sebab modus operandi yang bersangkutan menggunakan obeng, " tutupnya (Shl
Komentar

Berita Terkini