|

Resmi Dibuka, Berikut Cara dan Persyaratan SIPSS-Diploma 2019

AKBP. Hendri Badar didampingi Kaur Pensat Polda Malut saat membacakan jadwal dan persyaratan penerimaan SPISS TA 2019
TERNATE, BRNKepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka kesempatan kepada pemuda-pemudi untuk mengikuti pendidikan sekolah Inspektur Polisi sumber sarjana (SIPSS). Kesempatan ini tentu kabar gembira khususnya anak-anak muda di Maluku Utara.



Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar dalam press releasenya mengatakan, secara nasional, kouta penerimaan SIPSS tahun ini sebanyak 75 orang. Dari 75 orang, Polda Malut mendapat kouta sebanyak 2 orang. “ Jadwal pendaftaran dimulai 15 Januari sampai 1 Februari 2019 di website www.penerimaan.polri.go.id. Selanjutnya dilakukan daftar ulang/verifikasi dilaksanakan di Biro SDM Polda Maluku Utara (calon harus datang sendiri dengan membawa persyaratan),” kata AKBP Hendri, Kamis (17/1).

Untuk persyaratan umum, kata dia, peserta merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, berumur paling rendah 18 tahun, Sehat Jasmani dan tentu bebas Narkoba, Tidak sedang terlibat kasus Pidana dan pernah dipidana, berwibawa, jujur adil dan berkelakuan baik, bersedia ditempatkan diseluruh NKRI. “ Penutupan pendaftaran akan tutup pada Pukul 02.00 WIT,” ungkapnya.

Sedangkan persyaratan khusus, lanjutnya, untuk S2/S2 Profesi terdiri dari kedokteran forensik, kedokteran klinis, psikologi, serta Ilmu Agama (Tafsir Hadist). Sedangkan untuk S1/S1 profesi meliputi dokter umum, dokter gigi, dokteran hewan, teknik Informatika, teknik ilmu komputer, teknik elektro, kimia murni, teknik kimia, dan teknik sipil serta teknik metalurgi dan/atau teknik material.

“ Serta bahasa arab, bahasa mandarin, ekonomi akutansi, ekonomi keuangan, perpajakan, HI, biologi, komunikasi, desain grafis, farmasi, ilmu kearsipan/kepustakaan, ilmu gizi, statistik, S1/S2 CPL Flying School, agama hindu, agama katholik, desain komunikasi visual, dan jurnalistik,” jelasnya.

Kategori lulusan Diploma atau D-IV terdiri dari ahli nautika TK III, ahli teknika, manajemen produksi media. “ Khusus prodi kedokteran,  dokter forensik dan klinis menyertakan surat keterangan lulus dari Kepala bagian Program Pendidikan Dokter Spesialis. Sedangkan dokter umum wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Intersip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi Defenitif,” sambungnya.

Dikatakan, penerimaan anggota Polri tahun ini tidak di pungut biaya. Oleh karena itu Hendri meminta kepada peserta untuk mengatisipasi pihak luar yang memanfaat momentum pemerimaan/rekrumen anggota Polri untuk melakukan tindakan KKN.

“ Rekrutmen anggota Polri secara objektif, bersih, transparan, akuntabel, humanis dengan target Clear and Clean. Apabila ditemukan peserta yang menggunakan sponsor/koneksi dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan di diskualifikasi,” tegasnya. (brn/Bid Humas Polda Malut).
Komentar

Berita Terkini