|

PDI Perjuangan Sayangkan Keputusan Gubernur

Sekertaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku Utara, Arul Rasyid Ichsan 

SOFIFI,BRN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan  Provinsi Maluku Utara menyangkan keputusan gubernur Provinsi Maluku Utara Abdul Gani Kasuba yang melantik Adanan Marhaban sebagai Direktur Utama Perusaha Daerah (Perusda) Kieraha Mandiri.

Sekertaris DPD PDIP Maluku Utara Asrul Rasyd Ichsan kepada wartawan Selasa (8/1/2019) mengatakan, tidak bermaksud menginterfensi kebijakan gubernur akan tetapi PDI Perjuangan ingin mengawal pemerintah yang diusung oleh PDI Perjuangan menjadi pemerintahan yang bersih.

Pemerintah yang bersih dimaksud untuk menghindari opini-opini lima tahun sebelumnya yang membuat seakan-akan kinerja gubernur menjadi buruk di mata masyarakat. Olehnya itu PDI Perjuangan meminta kepada gubernur Malut untuk segera meninjau kembali keputusan yang melantik Adnan Marhaban yang juga mantan narapidana. “ PDI Perjuangan minta gubernur Malut tinjau kembali SK pelantikan direktur Utara dan dua direktur” tegasnya.

Desakan ini akan dikawal oleh PDI Perjuangan hingga gubernur memutuskan untuk meninjau kembali SK pelantikan Direktur utama perusda malut. Selain itu juga meminta kepada semua SKPD untuk tidak membentuk faksi-faksi sebagamana terjadi di tahun-tahun sebelumnya yang merusak cirta gubernur dihadapan masyarakat Maluku Utara.

Lanjut Ko acul sapaan akrabnya, ada indikasi faksi-faksi yang sengaja dibuat oleh oknum Badan Kepegawaian Daerah (BKD) , sehingga itu akan merusak cirta pemerintah yang diusung oleh PDI Perjuangan. “ Jangan buat faksi-faksi di internal pemprov malut”.

Sebelumnya gubernur malut melantik direktur utama PD Keeraha Madiri dan dua direktur lainya berdasarkan surat keputusan Gubernur nomor 9/KPTS/MU/2019 tanggal 4 Januari 2019 tentang pengangkatan Direktur pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) KRM Provinsi Malut masa bakti 2019-2023, Adnan Marhaban beserta dua muka baru yakni Direktur umum Idhar Abbas SE dan Direktur Produksi dan Jasa, Ir. Sayuti Kabir.

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba kepada sejumlah wartawan mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan status Adnan Marhaban yang sebelumnya. “ saya tidak persolakan masalah status, yang penting yang bersangkutan sungguh-sungguh bekerja untuk memajukan PD kedepan lebih baik”.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua DPD PDI Perjuangan Malut Muhammad Sinen, kami ingin Gubernur sekarang citranya lebih baik dari 5 tahun sebelumnya, PDI Perjuangan konsen benar terhadap tindakan korupsi maupun pidana lainnya, sehingga Gubernur perlu memperhatikan track record orang-orang yang diangkat. “ Saya meminta dengan tidak bermaksud mencampuri urusan Gubernur agar ditinjau kembali pengangkatan Dirut dan dua Direktur Perusda tersebur dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Lanjut dia, apalagi proses pengangkatan Direktur Utama PD Kieraha Mandiri tidak melalui Fit and propertest, ini sangat disayangkan karena ulah beberapa oknum yang bisa merusak citra Gubernur.(tim/Brn)

Komentar

Berita Terkini