|

Lima Kecamatan di Morotai Terendam Banjir


MOROTAI, BRN - Hujan deras yang mengguyur berapa hari terakhir membuat lima kecataman di Kabupaten Pulau Morotai terkena banjir. Lima kecamatan itu diantaranya Kecamatan Morotai Timur, Morotai Utara, Morotai Jaya, Morotai Selatan Barat, dan Morotai Selatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morotai Dalik Gafur mengatakan, saat ini pihaknya tengah membentuk tim untuk turun ke desa-desa di lima kecamatan yang terdampak banjir. Tim ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.

“ Terdapat dua tim yang dibentuk. Tim I di bawah ketua Kepala BPBD Morotai, Dalik Gafur dan tim II diketuai oleh Kabid Bencana, Kusdadi Kaufua. Dari dua ti ini, tim I menanggulangi tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Morotai Timur, Morotai Utara dan Morotai Jaya. Sementara tim II menangani dua kecamatan yaitu Morotai Selatan Barat dan Morotai Selatan,” jelas Dalik, Senin (28/1).

Dari lima kecamatan terdampak banjir, kata dia, sedikitnya 14 desa yang terdampak banjir. Satu desa di Kecamatan Morotai Timur, empat desa di Morotai Utara, tiga desa di Morotai Jaya, empat desa di Morotai Selatan Barat dan dua desa di Morotai Selatan. “ Di Morotai Timur itu Desa Mira, di Morotai Utara itu Desa Sakita, Loleo Jaya, Bere-bere, Lusuo. Empat desa yaitu Desa Wayabula, Raja, Telai Pantai, Waringi di Morotai Selatan Barat, dan Desa Muhajirin serta Sabatai di Kecamatan Morotai Selatan,” jelasnya.

Dalik mengungkapkan, saat kedua timnya meninjau langsung aktifitas banjir, Wakil Bupati dan Sekda Pulau Morotai ikut turun kelapangan dengan tujuan mengambil data masyarakat yang terkena dampak bencana banjir. Dari hasil peninjauan di desa Sopi dan desa Sopi Majiko timnya terkendala akses karena jembatan Desa Lusuo Kecamatan Morotai Utara putus.  

“ Kami belum bisa turun lansung ke lokasi banjir di desa Sopi Kecamatan Morotai Jaya karena jembatan di Desa Lusuo itu sudah putus. Langkah koordinasi yang kami lakukan itu akhirnya di respon camat dam pemdes setempat, sehingga bantuan berupa sembako sampai ke masyarakat di Desa Sopi dan Desa Sopi Majiko sebanyak 71 rumah dibawah perintah Asisten I, Muhlis Bay,” katanya.

Dalik mengakui, banjir yang melanda lima kecamatan sebagian masyarakat di Morotai Jaya sudah mengungsi di tempat ketinggian, dan sebagaian sudah balik ke rumah masing-masing. Meski mengklaim demikian, ia mengtakan, pihaknya tetap stand baik melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat. “ Jika akses jalan di Desa Lusuo sudah bisa dilewati, maka besok kami rencana akan turun lansung ke desa Sopi,” akunya.

Sementara untuk Kecamatan Morotai Selatan Barat, lanjutnya, saat ini pihaknya belum bisa memberikan bantuan, karena tim masih melakukan pengambilan data di lokasi. “ Memang untuk data sementara yang peroleh khususnya di kecamatan Morselbar yang terkenah banjir itu, yakni desa Wayabula, Raja, Telei Pante, desa Waringi. Begitu juga sejumlah kecamatan lainnya saat masih dalam pengambilan data,” ucapnya.

“Total rumah warga yang terkenah banjir dari 18-28 Januari 2019 ini sebanyak 400 rumah dari total 45 desa yang tersebar di lima kecamatan Pulau Morotai”. (fix/red)
Komentar

Berita Terkini