|

Jembatan di Hatebicara Butuh Perhatian Pemkab Halbar

M Yusuf: PUPR Masih Cari Solusi
KADIS PUPR HALBAR,  M.  YUSUF
TERNATE, BRN - Jembatan di ruas jalan SMPN 2 Hatebicara, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terancam ambruk. Selain faktor usia, badan jembatan penghubungan Desa Hatebicara dan Desa Soakonora (jati) ini mulai berlubang akibat hantaman banjir.

Kondisi ini mengundang reaksi DPD II KNPI Halbar. Melalui Kepala Bidang Publik, Beni Rumangun meminta dinas terkait agar segera mengamibil langkah mitigasi. Ia  khawatir bila kondisi jembatan saat ini secepatnya tidak antisipasi, bukan tidak mungkin kondisi jembatan semakin parah dan menelan korban. “ Sebab takut jangan sampai kondisi jembatan semakin parah. Apalagi aktifitaas mobil kapasitas besar selalu melintas di jembatan itu, jadi harus di antisipasi secepatnya,” kata Beni, Senin (7/1).

Kekhawatiran akan konsisi jembatan juga datang dari warga setempat. Salah satu warga Hatebicara, Anwar Djabid mengunggkapkan kekhawatiran. Menurut Anwar, selaku pengendara motor yang tiap saat melintasi jembatan tersebut selalu dihantui rasa takut.

Anwar menyarankan, sebaiknya jembatan tersebut secepatnya perbaiki. Kalau tidak, makin lama dibiarkan bukan tidak mungkin membuat kondisi jembatan semakin parah, bahkan bisa saja menelan korban. “ Harus secepatnya, tidak bisa tidak. Apalagi kondisi jembatan bisa dibilang darurat, jembatan ini kepentingan orang banyak,” ucapnya. 

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kepala Dinas PUPR Halbar, M Yusuf dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senini (7/1) mengatakan, saat ini pihaknya masih mencari solusi (anggaran) untuk memperbaiki kondisi jembatan. “ Iya, kita cari anggaran anggaran dulu, karena itu jembatan yang di depan SMPN 2 masih bisa di tahan-tahan dulu,” kata M Yusuf.

Yusuf mengungkapkan, alasan penundaan perbaikan jembatan tersebut dikarenakan saat ini pihaknya tengah fokus mengerjakan salah satu jembatan di Hatebicara yang ambruk akibat hantaman banjir beberapa waktu lalu. “ Mengingat karena jembatan yang sementara dikerjakan ini berada di pusat kota, jadi kita fokus dulu. Karena itu jembatan di depan SMPN 2 itu belum bisa di reaslisasikan,” ungkapnya. (Yadi/red) 
Komentar

Berita Terkini