|

Terlibat Kuropsi, 5 ASN Morotai Terancam di Pecat

RINA ISHAK

MOROTAI, BRN - Lima aparatur sipil negeri (ASN) di limgkup Pemkab Morotai dipastikan di pecat tidak terhormat akhir Desember tahun ini. Kelima ASN tersebut tercatat tersangdung kasus hukum tindak pidana korupsi (Tipikor).

Ancaman pemecatan terhadap kelima ASN itu menyusul disahkannya  Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) serta Badan Badan Kepegawaian Negara Manado tertanggal 20 September 2018 tentang penjatuan hukuman pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai negeri sipil. Lima ASN masuk rencana pemecatan adalah Abubakar R. Hairuddin, Iksan Krikhoff, Jufri Karapesina, Husba Arif dan Heni Lorwens.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Morotai, Rina Ishak dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (20/12) memastikan kelimanya tetap di pecat. Berdasarkan surat edaran kementerian, batas waktu pemecatan kelima ASN mantan napi Tipikor itu sampai bulan Desember tahun ini. “ Jika hal ini tidak di tindaklanjuti, maka pejabat pembina kepegawaian, dalam hal ini bupati, Sekda dan Kepala BKD akan dikenakan sangsi tegas oleh kementerian yang dimaksud,” kata Rina.

Jika itu benar, itu artinya waktu kelima ASN ini kurang lebih 10 (sepuluh) hari menikmati pakaian dinas mereka. Kendati begitu, Rina memastikan pemecatan terhadap mereka tidak di umumkan di publik. Alasan ini dilakukan untuk menjaga perasaan orang. “ SK pemecatan sudah ada sejak 20 September 2018 lalu yang isinya tentang penjatuan hukuman pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai negeri sipil,” terang Rina. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini