|

Takut Kedoknya Terbongkar, Suami Isteri Tukar Posisi

Farid A. Samud

LABUHA, BRN - Ada-ada saja ulah pelaksana tugas (Plt) Kepala desa Gunange, Kecamatan Kayoa Farid A. Samud. Pria yang baru-baru ini bertarung Pilkades Gunange periode kedua ini menunjuk isterinya, Sunarti A. Rope untuk mengisi sementara kursi kepala desa di desa setempat.

Penunjukan Sunarti A. Rope sebagai Plt Kades Gunange kuat dugaan untuk melindungi kedok buruk Farid. Selain itu, pengangkatan tersebut tidak sesuai Pasal 21 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2015 Tentang Desa. Pasal 21 menyebutkan, pejabat sementara kepala desa (secara otomatis) adalah Sekretaris Desa (Sekdes). Sekdes diangkat sebagai pengganti sementara kepala desa apabila kepala desa diberhentikan sementara oleh Bupati/Walikota, dan diberhentikan (bukan lagi sementara) oleh Bupati/Walikota tanpa melalui usulan BPD.

Pengangkatan Plt “siluman” yang di praktekkan suami isteri ini terungkap setelah sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gunange menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi selama 3 terakhir. Sepanjang tahun 2016 - 2018 Kades Gunange Farid A. Samud tidak transparansi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
Belakangan terungkap pula, Sunarti A. Rope (Plt Kades Gunange) bukan siapa-siapa dalam perangkat desa. Sunarti hanya ibu rumah tangga (IRT) biasa. Saling tukar posisi tanpa mekanisme ini di duga hanya melindungi kedok “busuk” Farid A. Samud selama menjabat sebagai kades.

Kepada Brindonews.com, Minggu (9/12) malam tadi, sejumlah anggota BPD Gunange ini menganggap Plt Kepala Desa Gunange tidak tranparansi terkait anggaran ADD dan DD di Desa Gunange. Pasalnya, sejumlah kegiatan fisik sampai sekarang masih terbengkalai dan kekurangan volume.

Pembangunan kantor desa tahun 2106 hingga sekarang belum selesai, tahun 2017 pembangunan talud penahan ombak 350 meter juga belum selesai (realisasi kurang lebih 200 meter). Serta pengadaan 30 unit di tahun 2018 realisai hanya 21 unit.

“ Pengelolaan ADD dan DD oleh Plt. Kepala Desa Gunange Farid A. Samud sejak menjabat pada tahun 2016 lalu tidak tranparansi alias tertutup, bahkan tunjangan BPD juga tidak diberikan,” beber Sekretaris BPD Gunange, Sekertaris  Wardi S. Rope beserta dua anggota BPD lainnya yakni Yasmin Jafar dan Fahri S. Rope.

Tak hanya itu, mereka juga membeberkan dugaan pemalsuan tanda tangan Laporan Pertanggungjawab (LPJ) Desa Gunange. Menurut ingatan mereka, selama diangkat sebagai BPD, mereka tidak pernah menandatangani LPJ.

“ Ketua BPD Irwan Ahmad dan Sekertaris  Wardi S. Rope serta anggota BPD Yasmin Jafar, Fahri S. Rope, Nurbaya Sahdin, tanda tangan kami diduga dipalsukan. Karena torang tara pernah tandatangan LPJ,” kata Wardi dan diamini teman-teman anggota BPD lainnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halsel, Hi. Bustamin Soleman, ketika dikonfirmasi Brindonews.com melalui telepon 0813-4150-xxx tidak respon. Plt. Kades Gunange belum memberikan tanggapan menyangkut pengangakatan isterinya sebgai Plt. Beberapa kali Brindonews.com berusaha menghubungi nomor yang bersangkutan, 0813-4070-xxx namun nomor handponenya tidak bisa terhubung atau sedang berada di luar jangkauan. (saf)  
Komentar

Berita Terkini