|

Pelaku Pengeroyokan Jadi Tersangka

BS dan YT saat di giring ke dalam sel Polres Halut

HALUT, BRN - Dua orang terduga pelaku berinsial BS alias Beni Samalagi (50) warga Desa Wari, Kecamatan Tobelo dan YT alias Yonis Tongo-Tongo (42) warga Desa Gosoma Kecamatan Toelo ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan tersangka setelah menjalani rangkaian pemeriksaan yang dilakukan Polres Halmahera Utara.

Kepala Satuan (Kasat) Resort Kriminal (Reskrim) Polres Halut, AKP. Rusli Mangoda, kepada wartawan menuturkan, keduanya ditetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap dua warga Galela yaitu Yuanda Galela dan Hayun Galela. Dua warga asal Tobelo itu diduga menganiaya Yuanda dan Hayu pada 28 November 2018 lalu.

“ Dua orang pelaku pengroyokan petani kopra sudah kami periksa dan di tetapkan sebagai tersangka. keduanya sudah kami tahan,” kata AKP Rusli, Kamis (20/19).  

AKP Rusli mengatakan, penetapan tersangka terhadap keduanya berdasarkan keterangan para saksi dan data-data lain yang menjadi penunjang sebagai alat bukti dalam penyilidikan. Kedua tersangka yang ini adalah pelaku pengeroyokan korban atas nama Hayun Galela, Desa Igobula, Kecamatan Galela Selatan. “ Jadi dua orang tersangka itu korbannya Hanyu Galela,” singkat kasat.

Sedangkan korban Yuanda Galela, kata dia, para pelaku belum diamankan karena masih menunggu dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi korban. AKP Rusli mengungkapkan pihaknya masih mengumpulkan data dan saksi lain. Kasus penganiayaan aksi kopra sendiri berjumlah 3 (tiga) orang, karena itu masih mengumpulkan bukti-bukti dukungan lain.

“ Korban aksi kopra itu ada tiga korban yang melapor. Kami terus bekerja maksimal dan berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) dan aturan yang ada,” terangnya. (Arthur/red)
Komentar

Berita Terkini