|

PD Muhammadiyah dan NU Morotai Rekomendasi Dua Gedung Agama di Lanjutkan



MOROTAI, BRN - Polemik persetujuan pembangunan masjid raya dan gedung Oikemene di Morotai saat ini panas di perbincangkan. Pembangunan kedua bangunan ini sebelumnya mendapat penolakan dari Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Morotai.  

DPRD beralasan penolakan dilakukan karena pembangunan kedua bagunan itu tidak melalui kajian yang matang. Sabtu (8/12) Pimpinan Daerah (PD) Muhamadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) Moroti merekomendasi ke Pemkab dan DPRD Morotai agar dapat melanjutkan pembangunan masjid raya dan gedung Oikemene.

Pimpinan Muhammadiyah Morotai, Qubais Baba mengungkapkan, rekomendasi ini dikeluarkan mengingat kedua gedung agama ini ditolak DPRD. Pembangunan masjid raya dan gedung Oikemene harus dilanjutkan dalam rangka kemasyalahatan umat beragama.

“ Dari hasil rapat dan diskusi dengan kajian yang matang, dan dalam rangka kemasyalahan umat, sikap PD Muhammad dalam waktu dekat akan merekomendasikan kedua gedung itu dapat dilanjutkan,” ucapnya saat jumpa pers bersama awak media di Hotel Perdana Morotai, Sabtu (8/12).

Menurutnya, masjid raya dan gedung Oikemene perlu dilanjutkan. Rumah ibadah menjadi kebutuhan penting bagi kemasyalahatan umat, olehnya itu kepada pemerintah daerah dan DPRD agar kembali duduk bersama mencari solusi untuk bagaimana melanjutkan kedua pembangunan yang dimaksud.

Untuk gedung Oikemene, kata dia, juga telah berkordinasi dengam sejumlah pendeta dan organisasi lainnya. “ Mereka juga sepakat agar gedung pertemuan bagi umat non muslim ini dapat dilanjutkan,” katanya.

Disentil soal lahan pembangunan masjid raya membutuhkan 4 hektar luasnya,  dan dibangun di Desa Daruba, dirirnya tak menyoalkan hal tersebut. Qubais mengatakan, soal penolakan warga Daruba atas pembangunan Water Front City (WFC) yang dicanangkan Pemkab Morotai tidak ada urusannya dengan pembangunan masjid raya.

“ Soal lahan, kami serahkan ke pihak yang berwewenang,” singkatnya.

Sementara Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (NU) Morotai, Nurdin Aswan mengatakan, pembangunan masjid raya Morotai sangat penting. Kehadirannya masjid raya di Morotai sudah lama di idam-idamkan masyarakat. Masjid raya akan menjadi icon daerah, karena itu harus dilanjutkan.

“ Karena pembangunan masjid raya sebagai pusat ibadah, maka perlu dan harus dibangun. Adanya masjid ini di bangun, dengan sendirinya orang akan berbondong-bondong ke masjid mendirikan salat,” katanya seyara meminta gedung Oikemene juga harus dibangun agar adil di mata semua umat. (Fix/red)
Komentar

Berita Terkini