|

KT Bobanehena dan ACT Malut Galang Dana Korban Tsunami Lampung-Banten



HALBAR, BRN - Gelombang besar (tsunami) yang melanda Tanjung Lesung, Lampung dan sekitarnya pada Sabtu malam (22/12) kini masih meninggalkan duka mendalam.

Musibah yang menewaskan beberapa personil dan crew Band Seventeen ini mulai menggerakkan hati komunitas di Kabupeten Halmahera Barat (Halbar), salah satunya Karang Taruna Teluk Rapa Desa Bobanehena. Perwujudan ini diwujudkan dalam penggalangan dana.

Amatan Brindonews.com, para anggota Karang Taruna (KT) Teluk Rapa Bobanehena yang bergabung dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) Maluku Utara (Malut). Mereka menyebar di pertigaan jalan umum Desa Gufasa Kecamatan Jailolo bersama-sama menggalang dana korban stunami  di Lampung-Banten.

Koordinator penggalangan dana, Risman Kimhai menuturkan, apa yang dilakukan itu merupakan bentuk kepedulian terhadap para korban tsunami  Lampung-Banten. Karena saat ini para korban benca membutuhkan pasokan logistik, baik itu makanan, obat-obatan maupun pakaian.

Ihwal senada disampaikan ketua karang taruna Babahena, Darwit Tani. Darwit mengatakan, penggalangan dana korban stunami Lampung-Banten sama halnya penggalangan dana korban gempa di Lombok, Palu dan Donggala.

“ 2015 kemarin kami pernah merasakan duka. Gempa bumi melanda Halbar  membuat rumah kami rusak, karena itu kami terpanggil untuk membantu saudar-saudara kita yang menjadi korban tsunami di Lampung dan Banten,” katanya. (Yadi/red)
Komentar

Berita Terkini