|

Imran : Tidak Ada Pemotongan Dak Yang Ada Hanya Uang Partisipasi Dari Sekolah


Kadikbud Malut, Imran Yakub 
SOFIFI,BRN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut selama ini tidak pernah melakukan pemotongan dan Alokasi Khusus (DAK) milik Sekolah Menengah Atas (SMA) hal itu disampaikan kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut Imran Yakub kepada sejumla wartawan belum lama ini.

Menurutnya, informasi yang menuding dirinya (Imran Yakub) bersama Kabid SMA Rustam Panjab yang sering melakukan pemotongan dana DAK itu tidak benar, yang ada hanya apabila pihak sekolah yang memberikan uang terimakasih tidak bisa menolak”.

Kami tidak potong DAK, yang ada hanya pemberian dari masing-masing kepala sekolah sebagai bentuk ucapan terimakasi dan itu tidak bisa dipungkiri “ katanya.

Meski begitu kata dia, DAK itu tidak masuk di rekening dikbud, akan tetapi semua anggaran masuk di masing-masing sekolah, setalah itu melaporkan ke dinas, tidak bisa dipungkiri apabila setelah pencairan lantas ada kepala sekolah memberikan uang parstisipasi.

” Tidak ada pemotongan yang ada hanya partisipasi dari kepala sekolah itu pun tidak ada paksaan”

Meski begitu kata dia, mekanisme pencairan dan pengelolan DAK itu berada pada Pejabat Pembuat Komitmen yakni kabid SAM Rustam Panjab. Semua kepala sekolah juga menandatangani pakta itegritas dengan Dikbud terkait dengan penggunakan dana DAK dan Bos.

Terkait dengan DAK ini, Kadikbud mempersilakan kepada awak median untuk menanyakan kepada PPK yang juga menjabat Kabid SMA yakni Rustam Panjab, sebab mereka yang lebih dekat dengan sekolah serta memproses semua administrasi sekolah. (tim/red)

Komentar

Berita Terkini