|

1.175 TKA di Malut, Terbanyak di Halsel


Di Prediksi Akan Meningkat Pada Tahun Depan

Putut Sukoco Nusantaro
TERNATE, BRN - Kontor Imigrasi Kelas I TPI Ternate mendata Pemagan Ijin Tinggal Terbatas (ITAS) per 31 Oktober 2018 sebanyak 954 Warga Negara Asing (WNA) dan Tenaga kerja Asing (TKA) yang bekerja di  5 kabupaten/kota.

Bahkan, ITAS Online maupun ITAS TKA per 5 Desember 2018 mengalami kenaikan menjadi 1175 orang di  lima kabupaten/kota.

Kepala kantor Imigrasi klas I TPI Ternate, Putut Sukoco Nusantaro kepada media ini, Kamis (6/12) mengatakan, jumlah TKA yang bekerja di Malut yang paling banyak berada di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), kemudian disusul Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Di Halsel untuk ITAS online sebanyak 395 orang, ITAS 671 Orang. Sedangkan di Kepsul, ITAS online 50 orang, dan ITAS (offline) 23 orang. Di Ternate ITAS online 1 orang, ITAS  8 orang, Halmahera Barat (Halbar) ITAS online 1 orang, ITAS 0. Sementara Tikep ITAS online 13 orang, ITAS  15 orang.

“ Jadi di 5 kabupaten/kota yang ada, TKA paling banyak ada di Halsel dan WNA asal China,” jelasnya.

Kata dia, jumlah TKA yang ada di 5 kabupaten/kota per 5 Desember 2018 berjumlah 1.175 orang. Jumlah ini diprediksi meningkat pada tahun depan, sehingga perlu adanya pengawasan lebih intensif.

“ Untuk tahun 2019 kami akan meningkatkan pengawasan TKA di wilayah Kontor Imigrasi Kelas I TPI Ternate,” tuturnya. (shl/red)
Komentar

Berita Terkini